Beberapa Objek Wisata Mengajukan Pembukaan dalam Menyambut New Normal

0
54
Kabid Destinasi pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Joko Prasetya.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) terus berbenah dalam rangka mempersiapkan masa new normal, khususnya pada bidang kepariwisataan agar tetap diperhatikan dalam masa-masa pandemi Covid-19.

“Bersama dengan Bupati Pati selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, membahas terkait new normal di bidang pariwisata, keagamaan. Bukan berarti pariwisata ditutup kita tidak ada upaya untuk itu, sudah ada pelaku objek wisata mengajukan pembukaan pariwisata. Tapi kita belum jawab,” kata Kabid Destinasi pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Joko Prasetya kepada Saminnews.

Termasuk di dalamnya, pembahasan kita tujukan terhadap pariwisata, ekonomi kreatif (Ekraf) agar sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP) pada saat situasi dan kondisi pandemik Covid-19. Diharapkan, tidak ada klaster baru dari tempat wisata dengan menerapkan standart protokoler kesehatan.

Sementara itu, kata Joko pihak pengelola objek wisata Jolong melayangkan surat dengan maksud untuk meminta izin kepada pemerintah segera diberikan izin membuka objek wisata Jolong. Yang kemudian, diteruskan kepada ketua Tim Gugus bagaimana jawabannya. Akan tetapi, belum ada surat resmi yang memperbolehkan untuk membuka wisata tersebut.

Dalam beberapa hari ke depan, pihaknya akan membuat simulasi pembukaan objek wisata tepatnya di Jolong. “Terkait regulasi dalam objek wisata harus sesuai dengan persyaratan apa saja, menggunakan protokol kesehatan yang berlaku, hingga ada sanksi,” kata dia.

“Sudah semingg-an yang lalu, objek wisata Jolong melayangkan surat. sudah ada beberapa objek wisata yang melayangkan surat, tapi kami jawab menunggu keputusan dari pak Bupati selaku Tim Gugus Tugas, terang Joko.

Upaya yang kami siapkan saat simulasi nanti, seperti apa penerapan sebuah objek wisata. Pada saat pengunjung baru masuk, kemudian di dalam lokasi, tentang bagaimana perlindungannya dan upaya pengaman. Secara garis besar akan mencakup unsur-unsur tersebut, pungkasnya.