Bupati Berang Satgas Sekolah Tak Patuhi SOP PTM

0
188
Bupati Kudus, Hartopo saat meninjau PTM di SMA 2 Bae (Kudusnews)

SAMIN-NEWS.com, KUDUS, Bupati Kudus, Hartopo berang terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Lantaran peran Satgas Covid-19 sekolah tidak maksimal dalam menjalankan dan mengawasi para siswa saat PTM di sekolah. Termasuk di antaranya juga berkait dengan tidak adanya fasilitas skrining.

Itu didapati Hartopo saat mmeninjau PTM di SMA 2 Bae dan SMP 5 Kudus pada Rabu, (26/1/2022). Padahal menurutnya, skrining dan monitor penerapan prokes adalah bagian dari SOP saat PTM terhadap Satgas sekolah. Begitu juga dengan siswa yang tidak pakai masker harus ditegur.

“Peran Satgas Covid-19 dioptimalkan. Katanya ada Satgas Covid-19, tapi siswa yang tidak pakai masker tidak ada teguran,” ucapnya dikutip Kudusnews, Kamis (27/1/2022).

Ia menjelaskan pemantauan/monitor terhadap penerapan protokol kesehatan di kelas menjadi tugas guru yang mengajar saat itu. Tetapi, juga perlu diingat ketika siswa berada di luar kelas juga harus dipantau saat kegiatan belajar mengajar (KBM) oleh Satgas.

Bahkan, ia juga menyinggung ketika sekolah dulu meminta izin untuk menerapkan PTM. Di antaranya dengan menerapkan prokes ketat, membentuk Satgas dan mematuhi SOP PTM. Lantas, dengan kejadian tak sesuainya SOP PTM tersebut, pihaknya menegaskan tak segan menutup sekolah terkait.

“Satgas Covid-19 yang bertugas dimana ya? Dulu waktu izin mengadakan PTM menyebutkan Satgas Covid-19 berapa? Kalau tidak sesuai akan kami evaluasi,” ungkapnya.

Bukan tanpa sebab, pasalnya sekolah harus mematuhi SOP. Oleh karena itu, Hartopo meminta sekolah langsung memperbaiki agar sesuai SOP yang ada. Sehingga tidak ada potensi penularan Covid-19 di sekolah. Apalagi, saat ini Covid-19 varian Omicron menular lebih cepat dibandingkan varian Delta.

“Tolong hari ini juga diperbaiki. Untuk meminimalisir penularan dan tidak menyebabkan klaster sekolah,” tandas Hartopo.