Gusdurian Sediakan Pinjaman Tabung Oksigen Terbatas

0
53
Tabung oksigen isi tiga kubik yang pengadaannya oleh Gusdurian Pati, jumlahnya sampai saat ini masih sangat terbatas.(Foto:SN/dok-ed)

SAMIN-NEWS.com PATI – Ketika seorang Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan DPRD Pati, Teguh Bandang mengisyaratkan bahwa ketersediaan oksigen di setiap rumah sakit yang di Pati mulai terbatas, banyak yang kurang tanggap. Bahkan, hampir tak ada yang merespons, dan dikira hanya sensasi atau menakut-nakuti di tengah situasi masa pandemi Covid-19.

Akan tetapi setelah kondisi tersebut benar-benar terbukti, banyak penderita positif terpapar dan harus menjalani perawatan di rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta kehabisan alat bantu pernafasan tersebut, maka upaya untuk mendapatkannya harus pontang-panting dibuatnya. Atas kondisi yang sangat memprihatinkan itu, maka Koordinator Gusdurian Pati, baik Eddy Siswanto maupun Kiai Happy Irianto, harus berupaya maksimal untuk bisa menolong bagi siapa saja yang membutuhkan.

Karena itu, papar Eddy Siswanto, satu-satunya yang harus dilakukan untuk bisa menyediakan fasilitas tersebut harus dilakukan dengan cara melakukan pembelian, tapi jumlah yang bisa didaptkan juga sangat terbatas, dan itu pun dengan harga yang tidak murah. ”Dari rencana membeli sebanyak 10 tabung lengkap dengan regulatornya, tapi baru bisa dipenuhi sabanyak 8 tabung,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, lanjut dia, yang sudah selesai dipinjamkan secara cuma-cuma tanpa harus memungut biaya, melainkan hanya semata-mata untuk kepentingan sosial dan membantu kemanusiaan. Siapa saja yang membutuhkan, cukup dengan meminjam yang diperkuat jaminan kemanannya berupa surat dari kepala desa.

Dengan jaminan surat dari kepala desa tersebut, pihaknya mengharap siapa  yang membutuhkan bisa secara bergantian, untuk meminjam dan memanfaatkannya. Apalagi dari tabung oksigen sebanyak itu, lima di antaranya sudah kosong sehingga harus diisi oksigen ulang, dan masih tersisa tiga tabung, maka yang akan meminjam untuk menggunakannya maka pihaknya pun akan segera mengisi ulang oksigen yang dibutuhkan.

Sedangkan rencana pengadaan sebanyak 10 tabung, sampai sekarang yang dua masih harus menunggu pengirimannya. ”Dengan isi tabung oksigen sebanyak itu, maka jika diisi penuh untuk pemanfaatannya bisa mencapai selama 16 jam, sehingga terhitung lumayan untuk membantu pernafasan yang sedang dirawat,” imbuhnya.