Selain Pakan Ternak, Jerami Padi Juga Bisa Menjadi Tambahan Pemasukan Petani

0
114
Salah seorang peternak yang sedang mencari jerami di areal persawahan.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kabupaten Pati termasuk lahan produktif dalam budidaya tanaman padi. Petani memilih tanaman padi karena ketersediaan air yang mencukupi sebagai bagian penting pertumbuhannya. Namun di balik itu, selain bulir-bulir padi yang menjadi calon beras untuk dikonsumsi manusia ini, pohon padi juga bisa dimanfaatkan.

Dami/damen merupakan pohon padi begitulah kiranya kita menyebutnya atau jerami. Sebagian peternak sapi, dami merupakan sesuatu yang penting. Mengapa demikian, karena sebagai pakan sapi di samping pakan tambahan lainnya.

Terlebih, di Pati utara masa tanam padi tidaklah sama. Artinya ada yang baru proses tanam/tandur, sudah subur kehijauan, tumbuh biji padi dan juga sudah ada yang menguning.

Oleh sebab itu, jerami padi ini dimanfaatkan betul oleh para peternak. Mereka mencari langsung dengan menunggu pemilik lahan ketika panen. Jerami tersebut akan disimpan maupun langsung diberikan pada sapinya.

Bahkan, bagi peternak sapi yang tak sempat mencari sendiri, sudah ada penjual jerami. Mereka hanya perlu membayar ketentuan kesepakatan harga jualnya.

“Adapun per ikat jerami biasanya dijual dengan harga Rp20 ribu. Tinggal membawa, tidak usah cari di lahan sawah ketika panen,” ujar salah seorang peternak, Sukarman.

Akan tetapi, pihaknya mengaku bahwa dibanding beli, pihaknya lebih memilih untuk cari sendiri. Karena, tidak ada biaya yang dikeluarkan. Jauh lebih murah dan ekonomis.

“Meski begitu, mending cari sendiri. Ini juga bukan untuk dijual, tetapi untuk keperluan ternak pribadi,” sambungnya.