Wanita Katolik Cabang Pati Laksanakan Penghijauan Berbasis Permukiman Penduduk

0
132
Ketua Wanita Katolik RI Cabang Pati, Monika secara simbolis menyerahkan bibit tanaman kepada perwakilan seorang ibu warga Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Gerakan menanam pohon jika secara berkesinambungan bisa dilakukan secara terus menerus oleh kalangan masyarakat, maka alam dan lingkungan tidak hanya di kawasan hutan tapi juga di lingkungan permukiman warga akan memberi daya dukung tersedianya oksigen alami yang bisa dinikamti sehari-hari. Dengan demikian, pilihan gerakan menanam pohon yang dilakukan Wanita Katolik RI Cabang Pati, tentu sangat tepat.

Sebab, pilihan untuk keperluan tersebut adalah bibit pepohonan itu sengaja ditanam di kawasan lingkungan permukiman warga, sehingga tidak butuh bibit kayu-kayuan yang harus tembuh besar. Dengan barbagi bibit tanaman yang ditanam bisa tumbuh maksimal, adalah tujuan dari gerakan penanaman pohon yang dilaksanakan saat ini.

Dengan berada di tengah-tengah lingkungan permukiman warga, papar Ketua Wanita Katolik Cabang Pati, Monika, maka paling tidak dari sisi pemeliharaannya pasti bisa maksimal karena pemilik rumah pasti mengetahui kondisi tanaman yang sudah ditanam. ”Karena itu, paling tidak untuk pemeliharaannya pun bisa dikelola langsung oleh warga permukiman yang bersangkutan,”ujarnya.

Ketua Wanita Katolik RI Cabang Pati, Monika secara simbolis menyerahkan bibit tanaman kepada perwakilan seorang ibu warga Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Pati.

Mengingat kondisi alam dan lingkungan warga saat ini yang tak pernah lepas dari ancaman bencana banjir, serta longsor saat musim penghujan seperti sekarang, maka paling tidak gerakan untuk menanaman pohon di lingkungan permukiman sekiranya patut menjadi model. Apalagi, di kawasan perbukitan yang kondisi struktur tanahnya mudah tergerus air, maka pola ini perlu ditindaklanjuti dan dilakukan oleh warga permukiman.

Berdasarkan kondisi tersebut, pihaknya bersama Gerakan Kemanusiaan Indonesia (GKI) Juwana dan juga dari lintas agama, penanaman pohon di lingkungan permukiman penduduk adalah merupakan alternatif. Karena itu, lokasi yang dipilih adalah kawasan permukiman warga Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo.

Karena itu, lanjutnya,  Puji Tuhan kegiatan tersebut bisa berjalan baik dan lancar, serta harapannya agar nanti tanaman itu benar-bear bisa tumbuh maksimal, sehingga warga yang dilingkungannya menjadi tempat/lokasi penanaman benar-benar bisa ikut memeliharanya sacara maksimal. ”Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Romo Aloysius Kriswinarto yang selalu mendukung kegiatan kami,”imbuhnya.