Akses Jalan Menuju Waduk Gunungrowo Ditutup Demi Menghindari Vandalisme

0
82

Tidak hanya Muspika Kecamatan Gembong bersama jajaran terkait lainnya yang saat ini terus melancarkan operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan, termasuk terhadap pengunjung di Waduk Seloromo, di Desa/Kecamatan Gembong, serta di Waduk Gunungrowo, di Desa Sitiluhur, kecamatan setempat, tapi pihak penanggung jawab pengelola waduk juga berlaku semakin ketat. Yakni, khususnya pihak pengelola Waduk Gunungrowo yang saat ini terpaksa menutup jalan di atas bendung sisi depan waduk yang sebenarnya sudah berpagar, tapi kadang-kadang pengunjung bersikap dan berperilaku yang cenderung merusak, karena meskipun berada di depan pagar itu mereka duduk di atas motor, ternyata kaki mereka ini pun masuk ke dalam celah-celah ram pagar itu.

Dengan demikian, ketimbang banyak bicara harus sering mengingatkan perilaku pengunjung seperti itu maka upaya paling tepat adalah menutup akses jalan menuju bendung isi depan waduk dari kedua ujung, yaitu baik yang di ujung selatan maupun di utara sehingga mulai saat ini mereka sudah tidak bisa lagi dengan leluasa masuk ke tempat tersebut, karena pagar yang terpasang juga dilengkapi kunci, dan itu hanya pihak penanggung jawab pengelola waduk saja yang bisa membukanya. Sedangkan warga di sekitar waduk yang hendak melintas di jalan bendung depan waduk, mulai saat ini juga harus memutar atau melambung lewat sisi utara atau selatan kemudian melingkar menuju ke sisi barat baru bisa menuju ke selatan maupun utara waduk. Demikian pula para pengunjung, dan dalam hal yang disebut terakhir yang diuntungkan tentu para pemilik usaha warung yang sekarang sudah menjamur mengelilingi putaran waduk, tapi juga sudah semestinya jika akses jalan di atas bendung sisi depan waduk harus bebas dari pengunjung.

(Foto:SN/aed)