DLH Adakan Gerakan Pungut Sampah Liar di Kecamatan Tayu

0
40
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati bersama dengan sejumlah pihak saat mengadakan bakti sosial gerakan pungut sampah.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati bersama dengan sejumlah pihak kembali lagi mengadakan bakti sosial gerakan pungut sampah. Kegiatan ini dilakukan di beberapa titik di Kecamatan Tayu, Jumat (14/8) pagi tadi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Purwadi mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih ini sejalan dengan menyambut HUT kemerdekaan negara Indonesia yang ke-75. Kegiatan berbasis lingkungan ini dengan mengusung tema “Kapupaten Pati Merdeka dari Sampah Liar”. Sesuai dengan saat ini merupakan momentum kemerdekaan, yang secara konteks digunakan untuk bebas dari jeratan sampah.

“Gerakan pungut sampah liar dalam rangka HUT kemerdekaan Indonesia ke-75. Merdeka dari sampah liar kita gaungkan di tengah masyarakat hingga tertanam dalam benak pikiran dan menjadi budaya,” katanya kepada Saminnews.

Kegiatan serupa juga telah dilakukan beberapa kali, bahwa sebelumnya aksi sosial pungut sampah liar ini dilakukan di Desa Puri, Kecamatan/Kabupaten Pati pada pekan yang lalu. Dan teranyar DLH memilih lokasi Kecamatan Tayu, dan utamanya di lingkungan Alun-alun beserta sekitarnya. Maupun pada titik-titik tertentu yang memang mengharuskan segera sampah untuk dipungut.

Merdeka bukan sesuatu hal yang muluk-muluk jika diterapkan untuk saat ini. Misalnya kita mulai dengan sesuatu di lingkungan sekitar tempat tinggal kita, yakni dengan memperhatikan kebersihan lingkungan. Terlebih dengan tidak membuang sampah pada sembarang tempat.

“Melalui gerakan pungut sampah ini, kita ajak masyarakat dimanapun berada tidak hanya di Tayu, untuk memelihara lingkungan agar tetap bersih sehat dan asri tanpa membuang sampah sembarangan. Lingkungan yang bersih sehat akan menciptakan hidup harmonis. Disisi lain, akan dilihat oleh banyak orang hingga dicontoh bagi masing-masing individu,” tambah Purwadi.

Dalam kesempatan itu, DLH menggandeng dengan beberapa pihak. Mulai dari unsur yang terlibat DPUTR, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Pati, jajaran Muspika Tayu, SMA 1 Tayu dan juga beberapa kepala desa di sekitar alun-alun maupun para relawan peduli lingkungan masyarakat.