Wabah Pandemi, Penurunan Pajak Hotel Turun Drastis

0
12
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Turi Atmoko.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Munculnya wabah pandemi corona virus (covid-19) membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati mengalami penurunan. Pasalnya, virus yang sudah merebak mulai pertengahan bulan Februari lalu mempengaruhi sektor pendapatan yang paling terasa pada sektor tempat hiburan.

“Sejak terjadi wabah pandemi Covid-19 sekitar Februari lalu tentu PAD di Pati mengalami penurunan. Hal ini yang paling terasa dari pendapatan tempat hiburan, rumah makan,” ucap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Turi Atmoko diruangannya kepada Saminnews, Rabu (20/5 /2020).

Dampak yang ditimbulkan dari wabah virus pandemi itu, akhirnya banyak hotel (tempat penginapan) maupun tempat jajan yang pada akhirnya berimbas terhadap pendapatan mereka lalu menjalar juga pada pendapatan PAD itu sendiri. Karena, yang sebelumnya pada tempat-tempat itu sering ramai, namun belakangan karena covid-19 pengunjungnya berkurang, jelasnya.

Aktifitas perekonomian yang tersendat itu dipicu merebaknya Coronavirus. Karena di tengah masyarakat sedang tak stabil tak seperti biasanya saat sebelum corona muncul. “yang biasanya masyarakat banyak aktivitas di luar, mulai menginap, jajan di rumah makan. Dan sekarang lebih banyak stay at home aktivitas di dalam rumah, masak sendiri dan sebagainya,” ungkapnya.

Pajak yang berkurang pada bulan April kemarin itu, kata Turi, pembayaran pajak bulan sebelumnya (Maret). Hingga mencapai 50% untuk pajak hotel penurunan yang dialaminya. Namun untuk penurunan pajak putaran berkisar 30%. Artinya yang paling drastis dari penurunan pajak itu dari sektor hotel.

Saat dikonfirmasi terkait menjaga PAD agar tetap stabil, pihaknya menyebut menyesuaikan dengan kondisi sekarang ini. Penyesuaian itu dengan melakukan perubahan serta refocusing anggaran dari dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) guna penggunaan se-efektif mungkin,” pungkasnya.