PADA malam Jumat Pon itu para santri begadang (melekan) di kubur Mbah Syamsul Hadi, sambil menanti penggalian makam yang sedianya akan dilakukan setelah shalat subuh. Pada malam itu Kapolsek Jaken,...
SAMIN-NEWS.com, SEGERA setelah pemakaman, Pak Abd Wahab mengajukan izin keluarga, di belakang Masjid Mujahidin Kolutan Sumberejo, Jaken, untuk mendapat kepastian dari Bupati. Untuk kepentingan tersebut dilaksanakan Pak Abd Wahab dibantu...
BERITA wafatnya Mbah Syamsul Hadi cepat tesiar dari mulut ke mulut, karena pada saat itu alat komunikasi belum secanggih sekarang. Semalam suntuk berdatangan santri-santri beliau dari segenap penjuru untuk takziah. Tercatat ada...
SEBELUM beliau, Mbah Syamsul Hadi wafat ada tiga wasiat yang disampaikan kepada putra-putrinya. Yang pertama, untuk pondok pesantren (Ponpes) dan pengajiannya diserahkan kepada Kiai Thohir dibantu Pak Abd Wahab. Kedua,...
TAHUN 1959 atau awal bulan Rajab 1378 Hijriyah Mbah Syamsul Hadi merasa kurang enak badan, karena terasa panas dan kepala pusing. Namun kali ini oleh beliau dirasakan semakin berat, meskipun...
TAHUN 1960 atas prakarsa para sesepuh dan disetujui para generasi muda saat itu, maka dibangkitkanlah kembali madrasah tersebut. Sehingga dilakukan pula pemindahan lokasi gedung di depan masjid pada bekas pondok...
PERKEMBANGAN madrasah ini pasang surut, mengikuti keadaan darurat perang yang selalu menempatkan posisi Kolutan yang dicap sebagai sarang para pemberontak sebagaimana dipaparkan di depan. Adapun tokoh santri pada periode itu...
SEJAK zaman Jepang semua partai/organisasi Islam dilebur menjadi satu, yaitu Majelis Syuro Muslim Indonesia (Masyumi), termasuk di dalamnya NU, SI, Perti, Muhammadiyah dll. Setelah Kedaulatan Negara Kesatuan Rakyat Indonesia berdasarkan Konferensi...
SEBAGAI tokoh agama dan kiai di Jaken dan sekitarnya, sudah semestinya menyikapi ancaman dari orang-orang Komunis, maka setiap malam para santri berjaga-jaga di sekitar kompleks pesantren dan masjid dari serangan...
DALAM perjuangan mengembangkan Islam ini bersamaan dengan perjuangan merebut kemerdekaan, sehingga para santri yang mondok berjumlah kurang lebih 200 orang ini, pasang surut. Manakala terjadi peperangan, para santri diperintahkan untuk...