DPR RI Apresiasi Pati Produksi Padi Tinggi

SAMIN-NEWS.com – Keberhasilan panen raya di Kabupaten Pati mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo. Menurutnya, capaian produksi padi hingga 10,28 ton per hektar menjadi bukti swasembada pangan di daerah dapat terwujud lebih cepat dari target nasional.

Firman menyebut pemerintah pusat sebelumnya menargetkan swasembada pangan pada 2027. Namun, capaian Kabupaten Pati menunjukkan hasil yang jauh lebih cepat dan menjadi contoh bagi daerah lain.

“Kami apresiasi Pemda Pati karena ini sudah sesuai yang dicanangkan presiden untuk 2027, tetapi ini jauh lebih cepat,” ujar Firman Soebagyo saat menghadiri panen raya di Bumiharjo, Winong, Pati, Sabtu (7/2/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah memiliki stok awal tahun padi sebesar 3,32 juta ton. Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah dan petani tidak cepat puas karena ancaman gagal panen akibat anomali cuaca masih bisa terjadi.

“Ini baru pertama kali pemerintah memiliki stok awal tahun 3,32 juta ton. Tapi jangan puas sampai di sini karena tetap perlu antisipasi risiko gagal panen,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, DPR RI juga menegaskan komitmennya mengevaluasi penyaluran pupuk subsidi melalui Panitia Kerja Pupuk agar tepat sasaran dan benar-benar diterima petani penggarap lahan.

“Pupuk subsidi itu untuk produksi, bukan untuk dijual. Ke depan harus langsung diterima pengelola sawah,” tegas Firman.

Selain itu, DPR RI mendorong penguatan peran Bulog sebagai penyangga harga pangan serta kemitraan dengan penggilingan padi lokal demi menjaga stabilitas harga dan mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Previous post Wow! Panen Raya di Pati Tembus 10,28 Ton per Hektar

Tinggalkan Balasan

Social profiles