SAMIN-NEWS.com – Bencana banjir dan tanah longsor meluas di Kabupaten Pati sejak Jumat (9/1/2026) hingga Sabtu (10/1/2026).
Sedikitnya sembilan kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah lereng Gunung Muria dan kawasan pesisir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, menyebut banjir melanda Kecamatan Dukuhseti, Gembong, Margorejo, Margoyoso, Pati, Tayu, dan Wedarijaksa.
Sementara tanah longsor terjadi di Kecamatan Gembong, Gunungwungkal, dan Tlogowungu.
“Banjir melanda sejumlah desa mulai dari Kecamatan Dukuhseti, Pati Kota, Tayu, Margoyoso, Wedarijaksa, Margorejo, Gembong. Sedangkan, tanah longsor ada di Gunungwungkal, Tlogowungu, dan Gembong,” ujar Martinus.
BPBD mencatat puluhan desa terdampak, dengan wilayah Pati Kota dan Margorejo menjadi kawasan dengan jumlah desa terdampak terbanyak.
Banjir terparah terjadi di Desa Bulumanis Kidul dan Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, dengan ratusan rumah warga terendam.
“Yang parah Bulumanis Kidul dan Tunjungrejo. Ada sejumlah tanggul yang rusak,” imbuhnya.
Sementara itu, longsor paling serius terjadi di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, dengan 13 titik longsor.
Meski banjir mulai surut, lumpur dan material bangunan masih menumpuk di sejumlah permukiman warga.
