Terdampak Kekeringan, Ratusan Desa Kesulitan Akses Air Bersih

0
Penyaluran bantuan air bersih bagi warga Kecamatan Jaken Pati
Penyaluran bantuan air bersih bagi warga Kecamatan Jaken Pati

SAMIN-NEWS.com, PATI – Memasuki pekan pertama bulan Agustus musim kemarau kering melanda ratusan desa di Kabupaten Pati. Dampak dari musim kemarau panjang ini kekeringan tak terelakkan, dan menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati menyatakan berdasarkan data yang dimilikinya setidaknya terdapat 148 desa terjadi kelangkaan air bersih. Wilayah itu terutama di Kabupaten Pati bagian timur.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya menekankan fenomena alam ini tidak bisa diselesaikan hanya dari satu pihak. Melainkan bencana ini harus menjadi perhatian serta menjadi tanggung semua pihak.

“Jadi menyikapi persoalan ini melibatkan semua pihak baik OPD terkait, pengusaha, perbankan, CSR, hingga perusahaan. Karena ini mengacu pada prinsip bahwa bencana merupakan tanggungjawab bersama,” ucap Budi, Rabu (2/8/2023).

Hal tersebut ia sampaikan usai rapat koordinasi penanganan bencana kekeringan bersama dengan lintas sektor di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

Dirinya mengatakan jika penanganan bencana kekeringan hanya dilimpahkan kepada BPBD, pastinya hal tersebut tidak akan tuntas. Karena, sebut dia kondisi kemampuan BPBD terbatas, mulai dari SDM atau personil, peralatan hingga anggaran.

“Tapi ketika bencana ini ditangani secara bersama-sama, maka hasilnya insyaallah akan jauh lebih baik dan maksimal. Sebab bencana merupakan tanggung jawab semua pihak,” jelas Budi.

Dalam kesempatan itu BPBD Pati, di antaranya mengundang perbankan mulai Bank BRI, BNI, Bank Jateng, Bank Daerah, rumah sakit KSH, Baznas, Pabrik Gula Trangkil, hingga PG pakis.

Sebagai informasi berdasarkan prakiraan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim kemarau tahun 2023 ini bersifat kering dan berlangsung sampai bulan November.