KPMD Beri Pelatihan Eco Enzim Kepada Warga Gribig Kudus

0
48
Pemberian arahan dalam pembuatan Eco Enzim kepada Warga Gribig Kudus, (Foto : Adam Naufaldo)
Pemberian arahan dalam pembuatan Eco Enzim kepada Warga Gribig Kudus, (Foto : Adam Naufaldo)

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Kelompok Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) beri pelatihan cara pembuatan Eco Enzim kepada 55 Warga Gribig Kabupaten Kudus yang digelar di Workshop Kudus Farm (Mojodadi Gribig) Kabupaten Kudus pada (18/7/2022).

Eco Enzim adalah hasil dari cairan fermentasi limbah buah dan sayur yang tidak terpakai, dicampur dengan gula dan air. Lalu, di fermentasi selama tiga bulan tanpa udara atau wadah yang sangat tertutup. Serta dalam prakteknya menggunakan plastik. Karena proses tersebut menghasilkan gas dan CO2. Jika dalam prakteknya tidak menggunakan plastik maka akan pecah.

Sementara itu, Pelatihan Eco Enzim tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bank Sampah Muria Berseri Kabupaten Kudus Diana Kristiowati, SE. yang memberikan materi di Aula Balai Desa Gribig dan praktek langsung di tempat Workshop Kudus Farm untuk warga yang mengikuti acara itu.

Diana Kristiowati selaku Ketua Bank Sampah Muria Berseri Kabupaten Kudus menuturkan, untuk Komunitas Eco Enzim Nusantara tidak hanya ada di Kabupaten Kudus. Ada juga di setiap provinsi. “Komunitas Eco Enzim Nusantara selain Kudus ada juga di setiap provinsi,” ujar Diana Kristiowati saat ditemui ditempat.

Untuk Eco Enzim sendiri memiliki banyak manfaat dalam hal apapun, terutama dibidang peternakan. Terkhusus saat ini Eco Enzim banyak juga digunakan sebagai penanganan hewan sapi ternak yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Penggunaan Eco Enzim sendiri sudah digunakan oleh peternak hewan di daerah Malang Jawa Timur. Diana sapaan akrabnya mengatakan, sempat ada laporan terkait hewan sapi ternak yang akan dikurban namun terkena PMK. “Ada laporan dari Purwokerto, yakni sapi kurban kena PMK, lalu dirawat dengan Eco Enzim bisa sembuh dan akhirnya bisa buat korban,” sebutnya.

Penulis
Adam Naufaldo