Kades Banyutowo Sebut Talud di Desanya Dibangun Sudah 15 Tahun Lalu

0
50

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Yasir mengatakan jebolnya tanggul di area garis pantai desa setempat akibat diterjang banjir pada bulan Mei kemarin kini mulai dibangun kembali secara simbolis dengan peletakan batu pertama pembangunan bronjong talud oleh Bupati Pati, Haryanto.

Peletakan batu pertama tersebut berlangsung di Pantai Idola, Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Senin (13/6/2022).

Masyarakat tengah membangun bronjong talud untuk menahan gelombang laut
Masyarakat tengah membangun bronjong talud untuk menahan gelombang laut

Yasir mengungkapkan pada awalnya tanggul tersebut diterjang ombak besar. Sehingga merusak bangunan pondasi talud. Tidak hanya merusak tanggul, bahkan sampai masuk ke pemukiman penduduk yang mana pada waktu itu air laut diperkirakan dengan ketinggian 2-3 meter.

“Banjir rob itu sudah terjadi pada bulan lalu, yang rusak tidak hanya rumah warga (di garis pantai) bahkan merusak juga area pertambakan yang ikannya pada lepas semua,” ucap Yasir.

Pihaknya mengatakan banjir rob pada bulan lalu tersebut setidaknya telah merusak sekitar sepanjang 70 meter yang membentang di Desa Banyutowo.

Yasir menjelaskan pondasi talud di desanya dibangun sudah 15 tahun lalu. Sementara sebagiannya lagi sudah diperbaiki oleh masyarakat dengan swadaya gotong royong.

“Pembangunan talud itu dibangun kisaran sudah 15 tahun lalu. Maka kemarin ada rob menerjang talud cukup masuk akal jika rusak karena sudah lama,” ungkapnya.
“Talud di Banyutowo bagian selatan dibangun oleh partisipasi masyarakat dengan swadaya iuran sendiri,” tambah Yasir.

Dengan dibangunnya bronjong talud ini, pihaknya berharap semoga mampu menahan gelombang laut yang tinggi.

Sebagai informasi, hari ini adalah simbolis peletakan batu pertama sebagai dimulainya pembangunan bronjong talud. Sementara selanjutnya, talud tersebut akan pasang oleh masyarakat serta dibantu juga oleh relawan termasuk dari Relawan SAR Tunggul Wulung.