Pemuda Tani HKTI Kendal Berbagi ke Panti Asuhan

0
22
Ketua DPC Pemuda Tani HKTI Kendal, Ahmad Nasirin menyerahkan ''buah tangan'' kepada pengasuh salah sebuah panti asuhan di Kendal, Minggu (20/Maret) hari ini.(Foto:SN/dok-nas)
Ketua DPC Pemuda Tani HKTI Kendal, Ahmad Nasirin menyerahkan ''buah tangan'' kepada pengasuh salah sebuah panti asuhan di Kendal, Minggu (20/Maret) hari ini.(Foto:SN/dok-nas)

SAMIN-NEWS.com, KENDAL – Melaksanakan agenda rutin, Minggu (20/Maret) 2022 kemarin, Ketua DPC Pemuda Tani HKTI Kendal, Ahmad Nasirin, berkunjung ke panti asuhan yang ada di Kendal. Kegiatan tersebut dalam rangka silaturahim dan membagikan hasil kebun pisang yang dikelola bersama sebagai tempat belajar pertanian oleh Para Pemuda Tani Kendal.

Kegiatan tersebut, paparnya, merupakan sebuah edukasi serta motivasi kepada para pemuda dan masyarakat, agar rasa kepedulian kepada sesama bisa tumbuh, dan ada pada setiap individu. Sebagai manusia, lanjutnya, sudah semestinya saling peduli pada saudara-saudara kita, untuk berbagi rezeki apa pun itu wujudnya.

Sebab, yang terpenting adalah bermanfaat dan bisa membantu sesama. ”Jiwa kepedulian itu harus kita tumbuhkan pada diri kita masing-masing agar hidup ini terasa nikmat dan indah, karena rasa kebersamaan,”ujar Ahmad Nasirin.

Sementara itu, Hj Siti Komaroyah, Direktur RS Baitul Hikmah Kendal mengutarakan, bahwa bersedekah jangan menunggu kita kaya maupun kita menunggu jadi pejabat. ”Bersedekahlah semampu kita yang penting ikhlas, karena Allah SWT,”tuturnya.

Perempuan yang akrab dipanggil Bu Kom itu juga sangat mendukung kegiatan rutin Pemuda Tani HKTI Kendal dalam berbagi ke panti asuhan, karena hal itu akan menjadi contoh. Dengan demikian, para pemuda dan masyarakat agar punya jiwa kepedulian kepada sesama, terutama yang lebih membutuhkan.

Masih kata Ahmad Nasirin, kegiatan berbagi atau bersedekah itu akan terasa nikmat dan menyenangkan bila kita sudah memahami hakikat dan makna kehidupan. Karena itu, selama ini dirinya aktif dengan kegiatan di masyarakat, sehingga sering membantu mencarikan solusi ketika ada warga yang mengalami kesulitan.

Akan tetapi di sisi lain, dirinya juga menyadari akan keterbatasannya  sehingga dirinya harus membangun komunikasi, baik dengan pemerintah dan seluruh pihak terkait. ”Manusia hidup tidak ada yang sempurna, sehingga kita tetap membutuhkan orang lain, maka kita harus menghormati dan menghargai orang lain,”imbuhnya.(an)