Tujuhpuluh Satu Pasangan Dinikahkan Massal di Jepara

0
84
Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama pasangan pengantin yang menerima mahar secara simbolis
Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama pasangan pengantin yang menerima mahar secara simbolis.(Foto:SN/dok-hp)

SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Senin (21/Maret) 2022 hari ini, Bupati Jepara Dian Kristiandi mempunyai hajat besar, yaitu menikahkan 71 pasangan suami-istri di Jepara secara cuma-cuma. Kegiatan tersebut dikemas dalam ”Bupati Jepara Mantu,” di Pendapa RA Kartini Jepara.

Pernikahan massal gratis itu diikuti 71 pasangan pengantin yang terdiri dari 60 pasangan pengantin muslim, dan 11 pasangan lainnya nonmuslim. Khusus disebut terakhir, masing-masing Katholik, Nasrani, Hindu dan Budha dengan proses akad nikah dibagi di tujuh lokasi, dan selebihnya di satu lokasi.

Sedangkan untuk acara simbolis pemberian mahar, berlangsung di Pendapa RA Kartini oleh Bupati Dian Kristiandi. Ada 6 pasangan pengantin yang menerima mahar secara simbolis, di antaranya adalah Hermawan Aditya Putra dan Desi Ratnasari (Muslim).

Selain itu, ada Agus Susilo dan Uluk Maftukhah (Muslim) dan Janperis Sihaloho dan Kristina Hotnauli Sianipar (Katholik). Adapun yang lainnya, yaitu Angga Wijanarko dan Novita Listyaningrum (Kristen), Candra Wijayanto dan Dwi Ratnasari (Budha) serta Yanto dan Tiyah (Hindu).

Bupati Jepara Dian Kristiandi saat mengunjungi proses pencatatan nikah
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat mengunjungi proses pencatatan nikah.(Foto:SN/dok-hp)

Selesai prosesi pernikahan, juga diselengarakan tasyakuran di tempat yang sama. Dalam kesempatan tersebut Bupati memberikan sambutan, dilanjutkan penyerahan secara simbolis Buku Nikah dan Kutipan Akta Perkawinan secara simbolis kepada lima pasangan pengantin, mewakili Muslim, Nasrani, Katholik, Hindu dan Budha.

Dalam kesempatan itu diserahkan pula Buku Nikah kepada pasangan tertua dan termuda. Untuk pasangan tertua, adalah Romadi usia 69 tahun 5 bulan dan Sonatun 69 tahun 8 bulan dari Desa Panggung, Kecamatan Kedung. Sedangkan pasangan termuda adalah Habib Rizki, usia 19 tahun 2 bulan dan Ana Fadilah, usia 19 tahun 9  bulan dari Desa Semat, Kecamatan Tahunan.

Salah satu pasangan pengantin dari agama Hindu.
Salah satu pasangan pengantin dari agama Hindu.(Foto:SN/dok-hp)

Selesai penyerahan Buku Nikah, dilanjutkan dengan tausyiah  KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq yang memberikan tausyiahnya untuk pengantin baru. Usai acara tersebut dilanjutkan dengan kirab pengantin keliling Kota Jepara.

Semua naik dilman didampingi Mas dan Mbak Jepara/ Acara kemudian ditutup dengan jamuan makan siang, dan ramah tamah diiringi rebana dan organ tunggal.(hp)