Usai Ditegur Jokowi, Anies Segera Evaluasi Pelaksanaan PTM di DKI

0
20
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Twitter @aniesbaswedan)

SAMIN-NEWS.com, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku akan melakukan monitoring secara intens terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di Jakarta. Hal ini sebagai respon dirinya terkait permintaan presiden Joko Widodo untuk evaluasi PTM yang sudah berjalan.

Itu disampaikan Anies saat berkunjung di Kelenteng Hian Thian Siang Tee Bio, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/2/2022).

Evaluasi PTM yang dilakukan, kata Anies dimulai dari pengetatan mobilitas masyarakat secara umum, kemudian penerapan protokol kesehatan (prokes) saat pelaksanaan PTM, fasilitas sarpras di sekolah hingga monitoring di rumah sakit.

“Proses belajar mengajar di sekolah, akan dihentikan jika terjadi lonjakan pasien Covid-19 di rumah sakit. Jadi sekarang kita monitoring terus tentang keterisian rumah sakit,” kata Anies dikutip Kompascom.

Selanjutnya, ketika tren peningkatan kasus Covid-19 di lapangan, misalnya kapasitas rumah sakit, pihaknya mengatakan DKI Jakarta akan mengambil langkah pengetatan mobilitas masyarakat.

Presiden Joko Widodo, sebelumnya meminta tiga daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan PTM. Ketiga daerah tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

“Saya juga minta adanya evaluasi untuk pembelajaran tatap muka, utamanya di Jawa Barat, di DKI Jakarta, dan di Banten,” ujar Jokowi, sebagaimana dilansir di laman resmi setkab.go.id, Selasa (1/2/2022).

Saat itu, Presiden menjelaskan persentase kasus aktif Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan 910 persen dari sebelumnya. Oleh karena itu, Jokowi meminta para menteri dan pimpinan lembaga terkait agar berhati-hati menyikapi kondisi pandemi saat ini termasuk pelaksanaan PTM.