Eddy Siswanto: Kelenteng Hok Tik Bio Sempat Tiga Kali Pindah

0
19
Sejak dibangun, Kelenteng Hok Tik Bio alami tiga kali perubahan

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kelenteng Hok Tik Bio yang terletak di kawasan pecinan Pati, sejak dibangun sudah mengalami tiga kali perpindahan arah. Perubahan fisik ini yang dimaksud adalah arah halaman bangunan kelenteng.

Ketua Kelenteng Hok Tik Bio, Eddy Siswanto menjelaskan sejak dibangun pada tahun 1875, kelenteng ini sudah 3 kali mengalami perubahan arah. Pertama, halaman kelenteng menghadap ke arah barat.

“Kemudian, kedua berubah menghadap ke selatan dan terakhir ketiga menghadap ke timur,” ujar Eddy yang juga ketua Gusdurian Pati.

Perubahan halaman bangunan kelenteng itu, kata dia berdasarkan petuah dan petunjuk dari para leluhur-leluhurnya. Selain itu, ia menyatakan perubahan penyesuaian arah kompas itu punya makna tidak asal bangun dan pindah arah halaman.

Ia menegaskan kelenteng menghadap ke timur ini punya makna, sesuai dengan petunjuk leluhur, tentunya tidak sembarangan tidak asal dipindah arah. Meski di lokasi yang sama, bangunan masih berada di tempat semula tetapi sejak dirubah ini lebih semarak.

“Pindah menghadap ke timur ini Kelenteng yang sekarang lebih semarak,” ujar Eddy.

Dia menambahkan kelenteng adalah tempat leluhur dan umat manusia bahkan apapun latar agamanya. Leluhur bangsa Indonesia, baik dari Tionghoa dan agama lainnya ada lima itu punya leluhur. Bahkan, ia menyinggung halaman kelenteng saat ini berhadapan dengan gereja, namun itu bukan menjadi persoalan.

“Tidak masalah berhadapan dengan GKI tetap toleran, apalagi Kelenteng itu karena pra-agama itu sudah ada Kelenteng dimana tepatnya dengan mengakui adanya Tuhan,” tandasnya.