Polwan Polres Pati dan Suster Juga Ikut Bantu Bersih-Bersih di Kelenteng Hok Tik Bio

0
43
Sejumlah Polwan dari jajaran Polres Pati dan juga beberapa Suster di Pati saat bersama-sama membersihkan simbul dewa-dewa dan perkakas lain yang kebanyakan dari perunggu dan kuningan, milik Kelenteng Hok Tik Bio Pati.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam rangkaian penyambutan Tahun Baru Imlek yang berkait bersih-bersih, adalah membersihkan simbul dewa-dewa milik Kelenteng Hok Tik Bio, di kompleks Pecinan Pati. Selain itu juga banyak perkakas sembayangan lainnya dari bahan perunggu maupun kuningan yang, Kamis (20/Januari) 2022 hari ini harus dikeluarkan dari altar tempatnya, untuk dibersihkan.

Berkait kegiatan tersebut, seperti biasa pemandunya adalah seorang ”Modin” dari Kelenteng Welahan, Jepara. sehingga personel lain yang ikut membantu bersih-bersih itu semua menunggu semua perkakas yang sudah disiapkan di meja, di serambi depan kelenteng. Dengan demikian, baik sejumah personel dari Polwan Polres Pati dan para suster bertugas membersihkan simbul dewa-dewa tersebut.

Sedangkan simbul dewa yang ada di Kelenteng Hok Tik Bio, papar Koordinator Kelenteng di Pati yang juga Koordinator Gusdurian, Eddy Siswanto, jumlah seluruhnya ada sepuluh. Dimulai dari Tuan Rumah (Dewa Bumi) menyusul Dewa Dapur atau sebutan lainnya Tjia Kunkong yang tugasnya menyampaikan semua laporan tentang karma manusia kepada ”Thian.”

Selain itu ada pula Dewa Obat, Dewa Keadilan, Dewa Dagang, Dewi Kasih Makcho Kwan Imposat, dan Dewi Laut. ”Selebihnya ada pula Dewa Perang, Dewa Budha, dan satu lagi Dewa Penjaga,”ujar Eddy Siswanto.

Simbul Dewi Kasih Makcho Kwan Imposat dan Dewi Laut, serta Dewa Budha juga menjadi bagian simbul dewa-dewi di Kelenteng Hok Tik Bio Pati yang dibersihkan menjelang datangnya Tahun Baru Imlek.(Foto:SN/aed)

Simbul-simbul dewa dan dewi itulah, lanjutnya, yang berada di altar tempat sembayangan kelenteng yang menjadi tanggung jawabnya. Akan tetapi sebenarnya fasilitas tersebut adalah milik siapa saja yang merasa memiliknya, karena kelenteng adalah fasilitas bangunan budaya sehingga jangan diartikan bahwa sembyangan di kelenteng tersebut menyembah berhala.

Jika simbul-simbul tersebut harus dibersihkan dalam kurun waktu satu tahun sekali, karena kurun waktunya sejak dibersihkan menjelang datangnya Tahun Imlek sebelumnya hingga sekarang, sudah barang tentu menjadi tempat menempelnya debu. Apalagi, bahan dari simbul-simbul tersebut adalah dari logam sehingga debu akan mudah melekatnya.

Dengan demikian, tiap menjelang berlangsungnya penyambutan Tahun Baru Imlek seperti sekarang, maka bersih-bersih yang sudah menjadi bagian budaya para leluhur tetap harus dibersihkan. berkait dengan itu, pihaknya sudah kali yang ke berapa, pihanya selain mengajak kalangan Polwan Polres Pati juga beberapa suster.

Tak ketinggalan, mengajak terlibat dalam kegiatan tersebut dari Kompi Brimob Pati, jajaran TNI/Polri setempat juga dilakukan. ”Setelah bersih-bersih lingkungan kelenteng, Bapak-bapak ini juga ikut membantu membersihkan perkakas sembayangan lainnya yang menjadi milik Kelenteng Hok Tik Bio,”imbuhnya.