Dalam Kondisi Darurat Tak Ada Jarak Antarkompetitor

0
102
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari PT Garudafood ikut ambil bagian dalam pemadaman api saat terjadi kebakaran di perusahaan kacang PT Dua Kelinci Pati, Selasa (23/November) 2021 siang tadi.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, DI luar kondisi normal atau dalam kondisi darurat seperti kebakaran hebat yang melanda perusahaan kacang PT Dua Kelinci, di pinggir ruas jalan nasional Pati-Kudus, jarak karena persaingan antarkompetitor memang tak berlaku lagi. Utamanya, adalah dalam prinsip penanganan kondisi darurat seperti musibah kebakaran yang bisa mengancam keselamatan harta maupun jiwa siapa saja.

Dengan demikian, jarak antarkompetitor tersebut hanyalah terjadi dalam hal persaingan produk dan pemasaran sehingga dalam mempersebutkan pangsa pasar, dalam hal apa pun persaingan memang tak bisa dihindari. Karena itu, akhirnya kesan tersebut pun terhapus ketika perusahaan kacang PT Dua Kelinci menghadapi musibah kebakaran.

Menyikapi dan menghadapi kondisi darurat tersebut, dua regu pemadam kebakaran dan dua unit mobil pemadam kebakaran milik PT Garudafood ikut ambil bagian. ”Perusahaan kami memang mempunyai dua unit mobil pemadam, masing-masing dengan  kapasitas volume  5.000 liter,”ujar salah seorang personel regu pemadam kebakaran tersebut, Arto.

Penyemprotan air pada lokasi yang terbakar di lokasi sisi barat dan timur bangunan, serta ada pula yang dari depan sebagaimana dilaksanakan salah satu regu dari unit pemadam kebakaran PT Garudafood.(Foto:SN/aed)

Dengan kehadiran dua regu pemadam kebakaran dari PT Garudafood, tentu lebih memaksimalkan kemampuan dalam upaya menjinakkan kobaran api yamg melanda perusahaan kacang PT Dua Kelinci. Akan tetapi, hal paling isensial dalam menangani kondisi darurat dua perusahaan kacang terbesar dan ternama di Pati ini, ternyata bisa saling menopang.

Karena itu, jika dalam kondisi normal pascakebakaran nanti keduanya kembali bersaing dalam memperebutkan pasar atau sebagai kompetitor itu sudah semestinya. Sebab, munculnya persaiangan di antara keduanya justru membuat kedua perusahaan tersebut akhirnya bisa berkembang menjadi besar yang masing-masing memiliki ribuan pekerja.

Terlepas dari hal tersebut, dalam musibah itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa, dan yang berkait dengan awal penyebab timbulnya api ketika ditanyakan kepada Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiyono menyatakan, belum diketahui secara pasti. ”Hal tersebut tentu masih harus menunggu penyelidikan oleh jajaran pihak kepolisian,”ujarnya.