Sebelum Ditetapkan Warisan Kebudayaan, Batik Sudah Menjadi Bagian Indonesia

0
11

SAMIN-NEWS.com, Presiden Joko Widodo mengungkapkan meski batik telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia. Namun demikian, sebelum ditetapkan itu batik sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan kebudayaan Indonesia.

Hal tersebut ia ungkapkan di akun pribadi Instagramnya, dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional Sabtu (2/10/2021). Peringatan hari Batik nasional ini diperingati tiap tahun.

“Dua belas tahun lalu, batik diakui oleh badan PBB sebagai warisan dunia. Tapi jauh sebelumnya, batik telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia,” kata Jokowi di unggahan Instagramnya.

Sebagai informasi pengakuan batik sebagai warisan dunia ini berlaku sejak Badan PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan atau UNESCO, menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.

Proses peresmian batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Bukan Benda saat itu berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Menurut Jokowi, Batik mempunyai makna juga filosofi tersendiri. Dari tumbuh kembang seorang mulai ayunan sejak gendongan, tumbuh menjadi anak hingga dewasa dan tua, setiap nafas tahap kehidupan itu iiringi dengan batik.

“Batik dengan segala corak, simbol, dan filosofinya, telah hadir dalam setiap tahap kehidupan manusia Indonesia, dari gendongan bayi, pakaian anak-anak, sampai busana orang dewasa. Bahkan kini, batik telah menjadi bagian dari gaya hidup Indonesia yang mendunia,” terangnya.

Oleh sebab itu, Jokowi pada banyak kesempatan mengenakan batik. “Saya bangga mengenakan batik di setiap kesempatan,” ungkap Jokowi di unggahan Instagramnya.