Lazada Tutup Akses Produk Impor Dukung UMKM Lokal

0
19
Menkop UKM, Teten Masduki (dok, Kemenkop dan UKM)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kabar baik bagi pelaku UMKM nih. Perusahaan e-commerce Lazada menutup akses keran impor untuk melindungi UMKM Indonesia. Ditutupnya akses atau keran impor Lazada ini ada 3 (tiga) klaster yaitu Tekstil & Fashion, Makan & Minuman serta Kerajinan.

Informasi itu ditayangkan di akun IG Kemenkop, Selasa (3/8/2021). Berdasarkan informasi tersebut, pemerintah berupaya melindungi pelaku UMKM Indonesia dengan gerakan AKAR (Akselerasi Karya Rakyat).

“Melalui Gerakan AKAR (Akselerasi Karya Rakyat) Indonesia, @lazada_id menutup akses impor kluster fashion dan tekstil, kluster makanan dan minuman, serta kluster kerajinan untuk mendukung UMKM lokal,” bunyi informasi tersebut.

Kemudian, lanjut informasi tersebut sesuai harapan Presiden Joko Widodo terkait penajaman kebijakan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), Kementerian Koperasi dan UKM telah merumuskan 4 poin yang terdiri dari:

  1. Meminimalisir ancaman terhadap UMKM dan industri dalam negeri dari praktik perdagangan tidak sehat
  2. Pengutamaan produk dan pedagang dalam negeri
  3. Pengembangan akses usaha UMKM dengan ekonomi digital
  4. Perlindungan konsumen dari pedagang dan produk luar negeri.

Penutupan akses impor oleh Lazada ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk UMKM Indonesia bisa bertumbuh secara sehat dan kuat.

“Adanya praktik dagang tidak sehat lewat sistem cross-border di platform e-commerce mengancam UMKM dalam negeri. Ini jadi perhatian utama saya,” kata Menkop dan UKM, Teten Masduki.

“Ditutupnya akses impor atas beberapa klaster besar di platform Lazada ini jadi kebijakan yang penting untuk diterapkan para e-commerce, agar UMKM Indonesia berkembang, bisa lebih cepat dan kuat,” imbuhnya.

Di sisi lain Head of Public affairs and Public Policy Lazada Waizly Darwin mengungkapkan di tengah situasi pandemi sekarang ini hal yang penting diutamakan adalah rasa kemanusiaan. Untuk mendukung UMKM lokal agar bisa bertahan dan semangat.

“Kami ingin mengajak semua pihak mengedepankan rada kemanusiaan, terutama untuk pelaku usaha di tanah air agar bersemangat menjalankan bisnis. Di tengah krisis ekonomi ini, Lazada memberikan perlindungan kepada UMKM domestik agar mereka bisa tumbuh secara sehat,” tuturnya.