Relawan FRPB Latihan Penyelamatan di Air

0
147
Selesai pelatihan mengenal teori pengoperasian mesin perahu dilanjutkan dengan penyelamatan korban tenggelam di perairan Waduk Seloromo, di Desa/Kecamatan Gembong, Minggu (4/4) hari ini.(Foto:SN/dok-tik)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebanyak 40 personel Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pati, Minggu (4/4) mulai pagi hingga siang tadi melakukan pelatihan penyelamatan di air. Sedangkan lokasi yang dipilih, adalah kawasan perairan Waduk Seloromo, di Desa/Kecamatan Gembong.

Dalam kesempatan tersebut, papar Koordinator FRPB yang bersangkutan, Sutiknya, ikut serta bergabung relawan lainnya dari Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) Rembang dan Blora. Tak ketinggalan ikut memantau pelaksanaan pelatihan tersebut adalah relawan dari Pragola Pati Rescue yang bermarkas di Juwana yang menyatakan setiap saat akan bergabung dengan relawan lainnya yang sudah ada.

Materi pelatihan tersebut sengaja di pilih, karena wilayah Kabupaten Pati selain membentang Pegunungan Kendeng, Patiayam dan kawasan Lereng Muria, tapi sebagian juga mempunyai kawasan pantai. ”Selebihnya, juga mempunyai Waduk Seloromo dan Gunungrowo juga membentang alur Kali Juwana dari hulu ke hilir,”ujarnya.

Karena itu, lanjutnya,  peningkatan kapasitas anggota harus lebih dimaksimalkan sehingga setiap saat siap untuk diterjunkan ke lapangan. Dengan demikian, masing-masing harus mempunyai kemampuan yang proporsional, agar maksud diterjunkan ke lokasi sedianya untuk melakukan pertolongan kepada siapa yang menjadi korban dalam musibah kecelakaan, tapi yang terjadi jangan sampai sebaliknya, yaitu justru malah harus ditolong.

Sebab, pertolongan yang harus dilakukan oleh para relawan FRPB itu hanya di perairan saja tapi juga harus dilakukan pula di darat, seperti di dalam hutan dan kawasan lainnya. Adapun untuk materi pelatihan pertolongan di air selain pengoperasian mesin perahu juga teori penyelamatan di air, dilanjutkan dengan praktik untuk masing-masing regu.

Untuk kepentingan kelengkapan peralatan, baik perahu bermesin maupun tenda semua mendapat pinjaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati. ”Selain upaya peningkatan kapasitas anggota di air yang akan terus dilakukan secara periodik, peningkatan di darat juga segera dipersiapkan di lain kesempatan,”imbuhnya.