Masih Ada Lagi Dua Jenazah Dimakamkan dengan Standar Protokol Covid-19

0
49
Penggalian lubang makam untuk memakamkan jenazah seorang perempuan, warga Desa Pohgading, Kecamatan Gembong dengan standar protokol Covid-19.

SAMIN-NEWS.com , PATI – Berhenti dua hari sejak Selasa (6/4) dan Rabu (7/4) kemarin, tapi Kamis (8/4) hari ini, sejak pagi hingga siang kembali dimakamkan dua jenazah dengan standar protokol Covid-19. Hal tersebut kembali mengingatkan warga, hendaknya jangan sampai abai dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokles).

Lebih-lebih banyak desa yang Sabtu (10/4) besok menyelenggarakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, maka panitia harus benar-benar memberlakukan penerapan prokes secara maksimal. Salah satu contoh yang telah dipersiapkan panitia Pilkades Blaru, karena selain menyediakan bilik untuk warga setelah menjalani pemeriksaan suhu tubuh ternyata tinggi, mereka disediakan bilik tersendiri saat meggunakan hak pilihnya.

Berkait hal tersebut, maka kembali meninggalnya dua warga yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19, hal itu harus membuat kehati-hatian panitia, untuk menerapakan Prokes secara maksimal. ”Dengan berhenti dua hari berturut-turut tidak ada pemakaman standar protokol Covid-19, ternyata hal itu bukan berhenti tapi sebaliknya,” keluh salah seorang personel pemakaman dari BPBD Pati, Purnama.

Dengan demikian, lanjut dia, pihaknya tetap menyatakan sependapat dan mendukung diperpanjnagnya kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal tersebut paling tidak bisa menjadi kendali terhadap warga yang merasa sudah bosan dengan diberlakukannya ketentuan tersebut, sehingga warga diharapkan tidak mengabaikan.

Berkait pemakaman, dengan kondisi seperti ini, untuk tim pemakaman BPBD tetap siap berangkat jika memang ada pemerintah, tapi jujur saja jika perintah ini sudah berakhir. Yakni, selesai dimakamkannya jenazah seorang perempuan, warga Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, dan sebelum meninggal, almafrhumah sempat dirawat di RSUP Dokter Kariadi Semarang.

Sedangkan selesai pemakaman jenazah tersebut, berikutnya tim berpindah ke Desa/Kecamatan Tambakromo, untuk memakamankan jenazah seorang laki-laki. ”Sebelum meninggal, almarhum juga sempat dirawat di RSUP Dokter Kariadi Semarang,” imbuhnya.