Perekonomian Kabupaten Pati Tahun 2020 Menurun

0
39
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Turi Atmoko.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Turi Atmoko.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Perekonomian di Kabupaten Pati diakui secara grafik menurun, lantaran terkena dampak pandemi Covid-19. Seperti kita ketahui, sejak bulan Maret tahun 2020 kemarin perekonomian nasional terjadi kontraksi, juga dialami di daerah. Hal ini dipengaruhi kegiatan sektor usaha, umkm, maupun aktivitas ekspor yang terganggu.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Turi Atmoko menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pati tahun 2020 mengalami penurunan. Meski dalam numerisasi belum diketahui.

“Kondisi perekonomian Kabupaten Pati jelas menurun, meski secara angka pastinya masih menunggu dari perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati. Secara logika itu ya mengalami penurunan,” kata Turi di kantornya kepada Saminnews, Senin (8/3/2021).

Di samping itu, pihaknya menyampaikan paparan dari Kepala Bappeda, Pujo Winarno yang menyebut juga perekonomian di Kabupaten Pati menurun. Menurut Pujo, meski mengalami penurunan, akan tetapi pihaknya masih optimis.

Kepercayaan perekonomian Kabupaten Pati itu, lantaran disebut nilainya masih cukup besar dibanding dengan periode sama yang dialami oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah.

“Akan tetapi kata Kepala Bappeda, pak Pujo itu tidak signifikan. Masih besar ketimbang provinsi Jawa Tengah. Dan kami belum menerima rilis atau laporan dari BPS Pati,” ungkap Turi.

Sebenarnya, Ia menegaskan bahwa bulan Mei 2021 itu sudah harus dirilis. Karena, pihaknya juga menunggu itu. Sebagai bahan data untuk menyusun laporan keuangan daerah.

“Saya kan butuh juga untuk menyusun keuangan daerah tahun 2020, itu kan butuh juga untuk itu,” terang Turi.

Menurutnya, sebelumnya Ia sudah melayangkan surat untuk meminta laporan kondisi perekonomian di tengah pandemi kepada BPS. tetapi angka itu (perhitungan perekonomian) belum disampaikan ke BPKAD.