PA GMNI eks-Karesidenan Pati Selenggarakan Konfercab

0
61
Saat terselenggaranya Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) eks-Karesidenan Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) eks-Karesidenan Pati menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab). Diikuti oleh Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Grobogan Blora. Yang bertempat di Hotel New Merdeka, Minggu (28/2/2021).

Sosiawan, Ketua Panitia Konferensi Daerah tingkat Jawa Tengah menyebut pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) eks-Karesidenan Pati ini merupakan bentuk rangkaian untuk menuju pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) tingkat Jawa Tengah.

Menurutnya, konfercab PA GMNI menjadi momentum oleh kader-kader GMNI untuk menunjukkan ruh semangat organisasi dalam membingkai semangat nasionalisme.

“Konfercab PA GMNI kali ini beda dengan biasanya, kami anggap sebagai momentum yang penting oleh alumni untuk lebih menunjukkan jati diri, eksistensi juga perannya di dalam masyarakat, bangsa dan negara,” ucap Sosiawan kepada awak media.

Saat terselenggaranya Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) eks-Karesidenan Pati.

Bukan tanpa alasan, pasalnya semangat juang oleh kader-kader GMNI sebagai perwujudan pengeja-wantahan semangat menjunjung nilai nasionalisme di tengah kehidupan. Dengan haluan persatuan dan kesatuan yang diperjuangkan oleh founding father bangsa Indonesia, Soekarno.

“Kami memiliki komitmen bersama, kami serap dari berbagai daerah. Yakni dengan komitmen spirit nasionalisme, spirit kebangsaan, spirit marhaenisme,” jelas Sosiawan.

Lebih lanjut, menurutnya dalam konteksnya ada dua sisi yang diwujudkan dalam Konfercab, yakni eksistensi dan restropeksi. Pertama eksistensi yaitu dalam menjawab untuk apakah kita sudah menunjukkan eksistensi jatidiri kita, sehingga bisa dirasakan, bisa dilihat manfaatnya oleh masyarakat atau belum.

“Kemudian, restropeksi kami adalah bagian kita melihat kenyataan kondisi di tengah berbangsa dan bernegara,” sambungnya.