Sinergi Berbagi: Gereja Katolik Santo Yusuf, Kelenteng Hok Tik Bio, Gusdurian, TNI dan Polri

0
82
Inilah sinergi dalam berbagi bantuan pangan untuk korban banjir di Pati, mulai dari para personel Gereja Katolik Santo Yusuf, Kelenteng Hok Tik Bio, Gusdurian, TNI dan Polri . Kapolres Pati, AKBP Arie Prasetya Safaat SIk, Dandim 0718 Pati Letkol CZi Andi Ilham Zamani, Edyy Siswanto dan juga Romo Aloysius Kriswinarto dan Romo Ipeng dari Gereja Katolik Santo Yusuf berfoto bersama sebelum melepas tim pengirim bantuan ke lokasi korban banjir, Selasa (9/2) tadi pagi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebanyak 1.000 paket bahan pangan berupa beras, mie instan, obat-obat, makanan khusus anak-anak , mulai Selasa (9/2) tadi pagi dialokasikan oleh relawan dari sinergi yang benar-benar sulit dicari duanya. Sebab yang bergabung dalam tim tersebut, tidak hanya dai kalangan Gereja Katolik Santo Yusuf Pati, tapi ada juga dari Kelenteng Hok Tik Bio.

Bahkan dari kelenteng tersebut, dan kini tengah bersiap-siap menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2572 yang hadir saat pelepasan tim kelokasi, tidak hanya Ketua Kelenteng Hok Tik Bio serta Gusdurian Eddy Siswanto, tapi tampak juga tokoh pengusaha Kuningan Sampoerna Juwana, H Supar. Selebihnya, dalam sinergi tersebut ada TNI dan Polri.

Karena itu dalam melepas para relawan ke lokasi bencana, dilakukan Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Safaat SIk didampingi Dandim 0718 Pati, Letkol CZi, Adi Ilham Zamani. Dalam kondisi darurat, di tengah situasi banjir dan dalam situasi pandemi Covid-19, tanggap darurat atas terjadinya kondisi ini masyarakat Pati benar-benar luar biasa.

Mereka tanpa diminta dan dikomando oleh siapapun, karena memang atas inisiatif sendiri, warga pun bahu membau turun ke lokasi untuk membatu warga yang tengah menghadapi bencana tersebut. ”Karena itu kami benar-benar memberikan respons dan juga aprresiasi maksimal atas terciptanya jaringan kebersamaan di tengah kondisi darurat ini,”tandasnya.

Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Safaat SIk secara simbolis kepada tim yang akan mengirim bantuan pangan ke lokasi bencana (atas). Demikian pula Dandim 0718 Pati Letkol CZi Adi Ilham Zamani (bawah).

Koordinator pelaksana pengiriman bantuan pangan untuk korban banjir di Pati, Romo Aloysius Kriswinarto dari Gereja Katolik Santo Yusuf menyampaikan, untuk Selesa (9/2) hari ini paket bantuan yang dikirim ke lokasi di wilayah Kecamatan Pati sebanyak 400 paket. Sedangkan yang 200 paket lainnya dikirim ke wilayah Kecamatan Jakenan.

Khusus yang disebut terakhir, masing-masing meliputi Desa Kedungmulyo sebanyak 100 paket ditambah 2 dos air mineral  dan makanan untuk balita sebanyak 25. Sedangkan satu desa lainnya di wilayah kecamatan yang sama, yaitu Tondomulyo sbanyak 100 paket  dengan tambahan yang sama dengan Desa Kedungmulyo.

Ketua Kelenteng Hok Tik Bio dan Koordinator Gusdurian Pati secara simbolis menyerahkan paket bantuan kepada Romo Aloysius Kriswinarto (baju hitam) dan Romo Ipeng (rambut panjang) dari Gereja Santo Yusuf Pati.

Sedangkan yang 400 paket lainnya, masing-masing ke Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati dengan 50 paket, 25 untuk balita, dua dus air mineral serta satu paket obat-obatan. Sedangkan 21 paket bahan pangan lainya ke Desa Dengkek ditambah 20 paket untuk balita , dua dus air mineral dan satu paket obat-obatan.

Berikutnya ke Desa Widorokandang 100 paket bahan panga n 25 paket untuk balita dua dus air mineral dan satu paket obat-obatan. Untuk lainnya, adala Desa Sinoman masing-masing 15 paket bahan pangan, 15 paket untuk balita dan dua dus air mineral, serta satu paket obat-obatan.

Truk Dalmas dari Polres Pati dan kendaraan dari Koramil Kota untuk mengusung bantuan ke lokasi, dan tak ketinggalan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pati, Budi Prasetya juga ikut ambil bagian bersama-sama menyerahkan bantuan untuk korban bencana banjir.

Untuk alokasi desa terakhir di Kecamatan Pati adalah Mustokoharjo, selain 100 paket bahan makanan , adalah 25 paket untuk balita, dua dus air mineral dan satu paket obat-obatan. Dari persediaan yang ada dan akan disalurkan, Rabu (10/2)  besok pagi juga di Kecamatan Pati dan Jakenan, masih sebanyak 400 paket.

”Dengan demikian, seluruh bantuan yang harus disalurkan ke lokasi bencana adalah sebanyak 1.000 paket,”paparnya. Di susi lain, Kalak BPBD Budi Prasetya yang terjun ke kolasi banjir juga membawa bantuan untuk warga Desa Sinoman, Kecamatan Pati.