Samin News Siap Hijaukan Pinggir Jalan Masuk ke Objek Wisata Goa Pancur di Jimbaran

0
127
Pemasangan spanduk ''Ayo Menanam Pohon di Pinggir Jalan Ini'' sudah terpasang di ujung jalan masuk menuju objek Wisata Alam Goa Pancur di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, dan di halaman balai desa setempat.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Lepas dari komunitas Forum Wartawan Pati (FWP) dan Fokus Grup Discusion (FGD), para personel awak media ”Samin News” tetap tidak kehilangan komitmen. Yakni, tiap musim hujan seperti di bulan ini akan tetap berupaya untuk bisa menanam pohon pelindung, baik di tepi jalan maupun di lokasi lahan yang membutuhkan tanaman untuk dihijaukan.

Seperti di bulan Februari ini, misalnya, papar Koordinator Penanaman Pohon dari ”Samin News” (SN), Satriyo Abdi Nugroho, pihaknya sudah mengagendakan penanaman pohon di pinggir jalan masuk ke objek wisata alam Goa Pancur, di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen. Selain itu, pihaknya bersama warga dan tokoh Partai Gerindra Pati, H Hardi juga sudah memulai menanam pohon jenis mahoni.

Khusus bibit pohon tersebut sebanyak 1.000 batang, pihaknya mendapat bantuan dari pihak Garudafood yang kini sudah dikirim ke lokasi. ”Kami bersama Pak Hardi dan pemerintah desa memberi kesempatan warga yang hendak menanam, dan selebihnya nanti akan kami alokasikan ke desa lain, di antaranya adalah ke Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo,”ujarnya.

Pemasangan spanduk ”Ayo Menanam Pohon di Pinggir Jalan Ini” sudah terpasang di ujung jalan masuk menuju objek Wisata Alam Goa Pancur di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, dan di halaman balai desa setempat.

Di desa tersebut, lanjut dia, juga akan dialokasikan bibit tanaman buah-buahan utamanya rambutan, tapi untuk penanamannya akan dilakukan oleh gerakan warga. Sedangkan untuk penanaman pohon di pinggir jalan menuju objek wisata Goa Pancur, sesuai jadwal adalah Minggu (21/2) nanti, mulai pukul 08.00 peserta tanam kumpul di halaman balai desa.

Adapun para peserta tanam, paling banyak dari Forum Relawan Peduli Bencana (FRPB) Pati berjumlah 50 orang, dan selebihnya dari komunitas lain yang ikut ambil bagian. Untuk lokasi pinggir jalan masuk objek wisata yang ditanami pohon di sisi kiri dan kanannya, adalah dari tugu di ujung jalan masuk hingga di depan balai desa yang panjangnya mencapai 1.100 meter, sehingga membutuhkan bibit sekitar 600 batang karena jarak tanam 4 meter, baik di sisi kiri maupun kanan.

Untuk jenis tanamannya adalah tiap 50 meter berseling, yaitu jenis ketapang kencana dan bungur yang diharapkan bisa tumbuh maksimal sehingga para pengunjung ke objek wisata itu nanti akan melintas di ruas jalan yang rindang. ”Untuk bibit pohon yang ditanam serta bibit buah-buahan lainnya, kami mendapat suport dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Pemali-Jratun sebanyak 6.000 batang,”tandasnya.