PT Hwaseung Indonesia Investasi di Kabupaten Pati Capai 2,9 Triliun

0
21

SAMIN-NEWS.com, PATI – Selaras dengan cita Kabupaten Pati pro investasi, kini beberapa perusahaan sudah melirik hendak mendirikan bangunan di daerah Pantura bagian timur. Notabenenya, keberadaan Kabupaten Pati yang cukup strategis berada jalur Pantura yang memudahkan mobilitas kepentingan ekonomi perusahaan.

Perusahaan yang sudah tak asing lagi di eks-Karesidenan Pati adalah PT Hwaseung Indonesia atau HWI. Perusahaan manufaktur ini bergerak di bidang produksi sepatu telah menanamkan modal kepada pemerintah daerah.

Tak tanggung-tanggung, rencananya selama bertahap PT HWI dalam jangka waktu empat tahun dua triliun lebih akan digelontorkan pihak perusahaan untuk berinvestasi di Kabupaten Pati.

“PT Hwaseung Indonesia (HWI) akan menanamkan modal bertahap selama 4 tahun dengan nilai fantastis minimal 200 juta US Dollar atau sekitar 2,9 triliun Rupiah,” kata Sugito Ketua DPD Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jawa Tengah kepada Saminnews, Selasa (9/2/2021).

Selain itu, Sugito yang ditunjuk oleh PT HWI untuk mengurus berbagai perizinan di Kabupaten Pati ini mengungkapkan perusahaan juga membayar retribusi IMB sebesar Rp 1,669 Milyar. Sementara itu, terkait dengan perizinan pihaknya menyebut dalam on proges. Di antaranya perizinan UKL/UPL, Andalalin, juga mengurus Kawasan Berikat.

Sugito melanjutkan operasi tahun pertama PT HWI rencananya Bulan September s/d Oktober 2022 memproduksi 50.000 pasang sepatu per bulan.

“(tahun kedua) pada tahun 2023 memproduksi 700.000 pasang sepatu per bulan dan di tahun 2024 sesuai jadwal memproduksi 1 (satu)  juta pasang per bulan,” imbuhnya.

Perusahaan sebesar itu tentu harus disiapkan dari berbagai penunjang lainnya. Pasalnya, menurut Sugito ketersediaan energi listrik untuk memasok kebutuhan perusahaan dinilai belum mampu menjawab kebutuhan perusahaan.

“Kendala yang dirasakan PT HWI terkait dengan ketersediaan energi listrik yang masih kurang, sehingga ada beberapa produk yang harus dibuat di Jepara,” Sugito menjelaskan.

Untuk diketahui, PT HWI berlokasi di dua desa di Kecamatan Batangan, tepatnya di Desa Bumimulyo dan Desa Ketitang Wetan. Perusahaan ini berdiri di atas tanah dengan luas areal pabrik sekitar 20 (dua puluh) hektar.