Di Tengah Keterbatasan Pendamping, Dinkopumkm Minta UKM Berinovasi

0
16
Kepala Bidang UMKM, Kristiyanto.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkopumkm) Kabupaten Pati meminta kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah agar terus melakukan inovasi di tengah ketidakjelasan kapan berakhirnya wabah pandemi. Hal ini bukan tanpa alasan, karena mengingat wabah pandemi berdampak pada aktivitas produksi hingga pemasaran.

Kepala Bidang UMKM, Kristiyanto mendukung langkah inovasi pelaku UMKM agar tetap berjalan dan kuat diterpa badai pandemi. Hal ini dengan komitmen pemerintah dalam mendampingi mereka.

“Harapan kami kepada seluruh UMKM untuk terus berkreativitas  dan selalu memberikan pendampingan meskipun masih sangat terbatas,” kata Kristiyanto kepada Saminnews beberapa waktu lalu.

Terbatasnya pendampingan yang dilakukan kepada pelaku UMKM itu, lanjutnya dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) tenaga pendamping yang hanya ada 2 orang.

Padahal, jika melihat wilayah Kabupaten Pati yang cukup luas. Maka, ketersediaan dua pendamping itu tidaklah proporsional. Sebab, keduanya dituntut untuk mendampingi 21 kecamatan dengan harapan secara optimal. “Proporsinya satu pendamping memegang 3 (tiga) Kecamatan,” jelasnya.

Artinya, Kabupaten Pati yang terdiri dari 21 kecamatan, maka seharusnya mempunyai tenaga pendamping setidaknya 7 (tujuH) orang. Dimana, hal ini harapan UMKM di tengah wabah pandemi ini bisa bertahan juga mampu memaksimalkan sumber daya teknologi bisa terwujud.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya mengungkapkan telah melakukan pendekatan kepada pemerintah provinsi (Pemprov). “Pendekatan terhadap provinsi supaya diberi tambahan tenaga pendamping,” papar Kristiyanto.

Sebelumnya, pihaknya mengungkapkan peran pemerintah dalam membantu pelaku UMKM melalui Banpres Usaha Mikro (BPUM) dengan nominal 2,4 juta. Tujuannya adalah untuk membentengi serta memberi stimulus, bisa digunakan untuk permodalan mengembangkan usahanya.