Belum Genap Tiga Bulan Berdiri; Jabal Nur Pesantenan Sudah Kiprah di Lokasi Banjir

0
233
Ketua Yayasan Jabal Nur Pesantenan Pati, KH Nur Faqih bersama Bendahara Yayasan, H Istono saat mengalokasikan bantuan banjir, di Dukuh Nambangan Desa Langenharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, Minggu (14/2) tadi pagi. (Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kendati belum seumur jagung karena baru berdiri belum genap tiga bulan, tapi Yayasan Jabal Nur Pesantenan Pati, sudah berkiprah melalui  lembaga yang menjadi bagian dari yayasan pimpinan KH Nur Faqih tersebut. Yakni, semua personel yayasan itu bergerak ke lokasi genangan banjir untuk ikut sedikit menolong, agar masyarakat yang terdampak bencana banjir ini tidak merasa berat terbebani.

Apalagi, banjir yang sudah lebih dari sepekan terjadi di Pati sampai saat ini juga belum ada tanda-tanda akan surut, sehingga warga yang terdampak di beberapa desa, di sejumlah wilayah kecamatan akan semakin lama harus menghadapi kondisi tersebut. Karena itu, Jabal Nur terpanggil untuk ikut ambil bagian, sehingga tidak ada alasan abai dalam menghadapi permasalahan ini.

Karena itu, papar Ketua Yayasan Jabal Nur Pesantenan Pati, KH Nur Faqih, pihaknya hari ini memang mengajak banyak personel yayasan agar melihat dan menghadapi langsung, bagaimana warga yang sudah berhari-hari berada di lokasi genangan banjir. ”Dengan demikian yang dibutuhkan warga sehari-hari dalam kondisi seperti ini adalah makan, maka kami datang ke lokasi pertama ini pun membawa nasi kotak untuk mereka,”ujarmya.

Selain nasi kotak untuk makan pagi warga di genangan banjir, Yayasan Jabal Nur Pesantenan Pati juga menyerahkan paket sembako.(Foto:SN/aed)

Sedangkan bantuan paket sembako, lanjutnya  diberikan secara simbolis kepada warga di dukuh itu yang jumlah seluruhnya ada 21 kepala keluarga sekitar 50 jiwa dengan harapan, hal itu bisa dimanfaatkan untuk keperluan terutama di malam hari, sehingga dalam paket tersebut terdapat pula mie instan. Selesai dari lokasi tersebut, para pengurus yayasan pun bergerak pindah ke Desa Kosekan, Kecamatan Gabus.

Terlepas dari penyaluran bantuan tersebut, maka pihaknya juga sudah mempersiapkan langkah-langkah sesuai dengan  tujuan pendirian yayasan. Dengan demikian, sedikitnya lima lembaga menjadi bagian dari yayasan yang masing-masing sudah ada personel untuk bertugas melaksanakan, apa yang masing-masing memiliki potensi untuk dikembangkan.

Selesai menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan warga, seorang perempuan lansia, pengurus yayasan pun berfoto bersama.(Foto:SN/aed)

Menjawab pertanyaan, KH Nur Fasqih menambahkan, sampai saat ini sekretariat saja belum punya, dan berencana akan mengambil tempat di lokasi Sendang Sani, Dukuh Sani, Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu, di mana lokasi tersebut adalah milik Pembina Yayasan Jabal Nur Pesantenan Pati, dr H Eko Yulianto.

Ditambahkan, yayasan ini juga mempunyai lima lembaga yang akan dikelola, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan juga Lazis. ”Selain itu ada pula lembaga Dakwah & Penddikan, serta Panti Asuhan dan Pondok Pesantren (Ponpes),”ujarnya.