Pemberian Vaksin Diprioritaskan Bagi Tenaga Kesehatan

0
11
Ilustrasi: Proses pengawalan vaksin COVID-19 oleh Sat Brimob.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemberian vaksin diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Dimana mereka berkecimpung dalam interaksi langsung dengan orang banyak maupun dalam menangani pasien Covid-19. Sehingga, vaksin akan diberikan secara prioritas untuk nakes.

“Peruntukan vaksin prioritas pertama untuk nakes. Sementara pendataan sudah masuk pada kemenkes semua,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan, Hartotok.

Menurutnya, tenaga kesehatan itu meliputi dari mereka tenaga kesehatan di Puskesmas, di klinik maupun pada Dinas Kesehatan sendiri. Dan hal ini sudah dipastikan sumber daya manusia kesehatan sudah masuk database untuk menerima vaksin tahap awal.

Namun, ada beberapa tempat klinik yang disebutnya belum masuk pada pendataan. “Namun ternyata untuk klinik itu masuk Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin), dan ternyata kemarin kami mendapat informasi bahwa ada klinik yang belum semuanya masuk,” urainya.

Maka, lanjutnya untuk selanjutnya bagi klinik tersebut yang belum masuk pada Asklin akan diundang oleh Dinkes pada Jumat depan. Tujuannya sendiri untuk melakukan upaya lanjutan terkait pendataan tenaga kesehatan guna mendapatkan vaksin.

Pihaknya menyebut tidak sepakat jika yang mendapat vaksin adalah tenaga kesehatan, pasalnya namanya bukan itu. Melainkan, sumber daya manusia kesehatan (SDMKes). Dengan definisi semua yang bekerja pada instansi kesehatan disebut termasuk SDMKes.

“Misalnya tukang bersih, satpam pada instansi kesehatan itu termasuk SDMKes. Jadi bukan hanya mereka yang punya titel lulusan latar belakang pendidikan kesehatan,” tambah dia.

“Dan dari kami tidak usah mengusulkan, karena secara program sudah ada itu terkait identitas diri. Misalnya si A pun riwayat penyakit tertentu, itu sudah tertera. Jadi dalam hal ini yang menentukan adalah pusat bukan dari kami,” pungkasnya.