Harga Daging Ayam Kampung Alami Kenaikan Harga

0
84
Ilustrasi: Penjualan daging ayam kampung di pasar.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati mencatat beberapa perubahan terkait harga kebutuhan masyarakat. Dalam data yang dimiliki oleh pihaknya itu, ada beberapa komoditas bahan pokok yang naik serta sebaliknya.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disdagperin, Sutrisno mengatakan komoditas kebutuhan pokok dengan jenis daging ayam kampung mengalami penurunan harga. Perubahan ini dinilai cukup lumayan nominalnya, yaitu sebesar lima ribu per kilogram.

“Harga daging ayam kampung sebelumnya itu di pasaran dengan harga 75 ribu rupiah per kilogramnya, sementara turun harganya menjadi 70 ribu rupiah per kilogram. Ada perubahan lima harganya itu,” katanya berdasarkan data yang dimiliki kepada Saminnews.

Perubahan harga daging ayam kampung di pasaran itu, dikorelasikan dengan hari H, setidaknya pihaknya menjumlah senilai 7,14 persen. Meskipun memang harganya turun, namun dalam stok bahannya sendiri dipastikan dalam kondisi cukup. Artinya tidak perlu khawatir akan langkanya daging ayam kampung.

Hanya saja, penurunan harga daging ayam kampung ini tidak berpengaruh pada harga komoditas lain. Pasalnya, ada beberapa kebutuhan pokok yang justru mengalami kenaikan.

Pihaknya mencontohkan, misalnya harga telur ayam ras yang semula pada harga 26 ribu per kilogram. Naik menjadi 27 ribu per kilogramnya. Dari perubahan ini ada selisih 1 ribu. Dan pihaknya menilai perubahannya sebesar 3,78 persen. Dengan disebutkan dalam kondisi yang cukup.

“Selain itu, harga cabe merah keriting juga mengalami kenaikan harga sebesar 5 ribu. Adapun sebelumnya hanya 45 ribu per kilogram, sedangkan naik menjadi 50 ribu per kilogram senilai 10 persen,” imbuhnya.

Sedangkan harga cabe rawit hijau, mengalami kenaikan sebesar 1 ribu rupiah. Dari harga 30 ribu menjadi 31 ribu per kilogram.