Dinas Kelautan dan Perikanan Fasilitasi Pembelian BBM Solar Bersubsidi Kepada Kelompok Nelayan

    0
    83
    Kepala Bidang Pelayanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Soleh, menyerahkan rekomendasi pembelian BBM solar bersubsidi kepada Ketua Kelompok Nelayan Bumirejo dan Kedung Pancing, Kecamatan Juwana.

    SAMIN-NEWS.com , PATI – Melalui Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Sabtu (7/11) hari ini memfasilitasi pelayanan  pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Mereka adalah para nelayan yang tergabung dalam kelompok nelayan Bumirejo dan Kedungpancing, Kecamatan Juwana,

    Hal tersebut sebagai upaya pemberdayaan nelayan kecil,  untuk mendapatkan sarana produksi yang terjangkau. Sedangkan selama ini nelayan kecil di wilayah Juwana membeli solar  dari penjual eceran, dan sisa perbekalan kapal-kapal besar, sehingga harganya tentu lebih tinggi tapi kualitas BBM solar tersebut tidak terjamin.

    Berkait hal tersebut, papar Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap DKP Kabupaten Pati, Soleh, seharusnya  nelayan bisa membeli BBM bersubsidi itu melalui SPBN. Akan tetapi SPBN  di Juwana tinggal satu yang beroperasi, itu pun hanya melayani kapal ukuran 10 -30 GT, maka sudah pasti dalam hal tersebut nelayan kecil belum bisa terlayani,

    Untuk pembelian BBM solar nelayan kecil, hal tersebut prosesnya diawali dengan pengurusan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi sejumlah 92 kapal berukuran di bawah 5 GT oleh Ketua Kelompok Nelayan Bumirejo dan Kedungpancing di DKP Pati. ”Selanjutnya DKP berkoordinasi ke pengelola SPBU 48.591.19 Bumirejo Juwaba,”ujarnya.

    Pengisian jerigen BBM solar bersubsidi untuk nelayan Bumirejo dan Kedung Pancing di SPBU Bumirejo, dan cara menggesek Kartu Nelayan Jawa Tengah ke mesin EDS di SPBU tersebut.

    Selanjutnya, tambah dia, pembelian solar oleh nelayan kecil berupa rekomendasi  yang dikeluarkan adaah untuk satu bulan, mulai bulan November 2020, dan hal itu terus berlanjut. Setiap kapal mendapatkan alokasi pembelian solar per bulan antara 375 liter sampai dengan 875 liter, tergantung kapasitas mesin yang digunakan.

    Kesempatan pertama pembelian solar bersubsidi diwakili oleh 20 orang nelayan  dari Bumirejo dan Kedung Pancing, sehingga pihaknya harus menyerahkan rekomendasi pembelian BBM bersubsudi kepada ketua kelompok nelayan yang bersagkutan. Hal tersebut sebagai syarat  pembelian BBM bersubsudi dilakukan nontunai dengan menggunakan Kartu Nelayan  Jawa Tengah yang berfungsi sebagai ATM.

    Karena itu  ATM tersebut tinggal mengesek dengan dengan mesin EDS di SPBU bantuan  BRI. ”Dengan penggunaan Kartu Nelayan Jawa Tengah ini diharapkan nelayan nantinya terbiasa melakukan transaksi perbankan. Sehingga mereka bisa menyisihkan hasil melaut untuk ditabung,”imbuh Soleh.

    Ketua Kelompok Nelayan Kedung Pancing, Warjo mengucapkan terima kasih kepada DKP Pati yang telah memfasilitasi  pembelian solar bersubsidi yang sudah lama dinantikan para nelayan. ”Hal tersebut akhirnya bisa terwujud,”paparnya.

    Sedangkan Suwarso selaku pengelola SPBU Bumirejo merasa senang, karena omzet penjualannya juga ikut meningkat. ”Selain itu, kami juga bisa ikut membantu nelayan kecil untuk mendapatkan BBM bersubsidi.”pungkasnya.