Bantuan Kuota Internet Diakui Tidak Tahu Secara pasti Jumlah Penerimanya

0
10
Kepala Seksie (Kasie) SMA dan pendidikan Khusus (SLB) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Haryanto.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Beberapa waktu lalu pemerintah memberikan bantuan kuota internet kepada warga kependidikan. Artinya, mulai dari siswa maupun guru diberikan fasilitas untuk menunjang pembelajaran dalam jaringan (daring) selama menerapkan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) dimasa wabah pandemi untuk menghindari pelajaran tatap muka.

Kendati demikian, terkait jumlah peserta yang mendapat alokasi bantuan kuota internet itu, Kasie SMA dan pendidikan Khusus (SLB) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Haryanto menyatakan tidak tahu secara pasti.

“Secara pasti belum bisa ngaturi pirso (memberi tahu, red). karena per sekolah pemberiannya bertahap tidak langsung semua siswa menerima,” ungkap Haryanto saat dikonfirmasi Saminnews, Jumat (16/10/2020) kemarin.

Ketidak tahuannya itu lantaran pernah suatu ketika, pihaknya terhadap salah satu institusi pendidikan. Tapi dari lembaga pendidikan tidak ada data daftar penerima/siswanya. Hal ini yang mendasari pihaknya belum bisa memberikan data secara detail.

“Kemarin salah satu sekolah, saya tanya terkait bantuan kuota internet. Tetapi tidak bisa menjawab secara pasti berapa jumlahnya yang diberikan,” jelas Haryanto.

Namun demikian, pihaknya tidak menjawab yang dimaksud adalah sekolah mana. Pasalnya itu adalah tidak perlu disebutkan, hanya perlu diketahui. Sementara itu, pemerintah memberikan bantuan subsidi kuota internet ini tidak lain adalah untuk mendukung atas persoalan terkait program PJJ.

Sedangkan tantangan PJJ di masa pandemi Ini adalah ketersediaan kuota data internet yang cukup dan optimal. Karena, belajar dari rumah memerlukan kuota yang lebih dari pada biasanya. Jadi, tidak bisa dilepaskan dengan aplikasi yang digunakan sebagai medium pembelajaran jarak jauh. Dan tentu saja untuk mengakses aplikasi itu butuh kuota data.