Hari WCD, DLH Pati Perhatikan Pengelolaan Sampah

0
20
Kegiatan WCD yang diikuti oleh seluruh OPD di Kabupaten Pati

SAMIN-NEWS.com, PATI- Berdasarkan surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah nomor 660.1/0012238 tanggal 9 September tentang aksi Cleanup dan pilah sampah dari rumah atas surat Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian LHK tentang kegiatan World Cleanup Day (WCD), maka seluruh OPD di Kabupaten Pati untuk melaksanakan kerja bakti secara serentak di kantor masing-masing.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Purwadi mengungkapkan kegiatan WCD dengan kerja bakti serentak itu dilaksanakan Sabtu (19/9/2020). Namun, rangkaian kegiatan tersebut dipusatkan di Pantai Wisata Mangrove Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu.

“Iya WCD di lingkungan Pemerintahan mengadakan kerja bakti secara serentak di kantor masing-masing. Akan tetapi,  rangkaian pelaksanaan WCD diadakan di Pantai Wisata Mangrove Tayu,” kata Purwadi, Senin (21/9/2020).

Dalam momentum WCD, lanjutnya, berkaitan dengan sampah bukan hanya sebatas data jumlah berapa banyaknya. Lebih daripada itu, yakni bagaimana caranya mengolah sampah. Pasalnya, persoalan sampah menjadi permasalahan global yang harus dikelola dengan baik.

Penyerahkan bantuan motor roda 3 dan gerobak sampah untuk operasional pengelolaan sampah di Desa Tunggulsari.

“Persoalan sampah tidak hanya jumlah sampah berapa kilogram per orang per harinya. Tetapi jumlah sampah ini harus dikelola, karena semakin hari terus meningkat. Dan ini sudah menjadi persoalan global,” paparnya.

WCD merupakan gerakan dalam rangka membersihkan sampah dan memilah sampah dari rumah. Sehingga harapan “Bersama Menuju Indonesia Bersih bisa terwujud dan terrealisasi.

Adapun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melibatkan semua komponen dari jajaran pemerintah maupun masyarakat. Selain itu, dari ASN, TNI-POLRI, Kecamatan, Desa dan lembaga masyarakat yang ada. Dalam kesempatan WCD, DLH memberikan bantuan alat untuk penunjang kebersihan.

“DLH menyerahkan bantuan motor roda 3 dan gerobak sampah untuk operasional pengelolaan sampah di Desa Tunggulsari,” tandas Purwadi.