MAN 1 Pati Minta Pembelajaran Bisa Dilakukan Secara Tatap Muka

0
79
Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati Mohammad Qodri.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati Mohammad Qodri mengatakan menjelang memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 yang tinggal beberapa lagi, belum bisa menentukan apakah pembelajaran dilakukan secara tatap muka, atau dengan menggunakan metode lain dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 di wilayah Pati.

“Mulai tanggal 13 Juli besok ini kan sudah masuk tahun ajaran baru bagi satuan pendidikan. Akan tetapi, kami, belum bisa memastikan. Apa nanti dengan pembelajaran daring atau online atau sudah bisa sebaliknya menggunakan tatap muka,” katanya saat dikonfirmasi Saminnews, Selasa (7/7/2020).

Hal ini, kata Qodri, dengan menunggu persetujuan resmi dari pemerintah kabupaten Pati sebagai tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 yaitu Bupati Pati. Dan untuk hari Selasa ini, pihak sekolah akan melayangkan surat untuk tujuan tersebut, tambah dia.

Dalam surat tersebut, pihaknya mengajukan permohonan untuk membuka aktivitas pembelajaran dengan melalui tatap muka atau secara offline seperti pada hari normal. Tetapi, di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, para murid akan dipanggil untuk belajar di lingkungan sekolah dilakukan secara bertahap. Tidak sepenuhnya, murid langsung beraktivitas kembali secara menyeluruh.

“Opsi yang pertama, jika diizinkan dengan mengundang para siswa untuk belajar di lingkungan satuan sekolah secara bertahap dan bergilir diantara kelas-kelas,” imbuh Qodri.

Dalam pembagian kelas itu bergilir berdasarkan jadwal hari yang telah ditentukan oleh pihak sekolah (MAN 1 Pati). “Untuk hari Senin-Selasa ditujukan pada kelas 10, pada hari Rabu-Kamis bagi kelas 11 serta hari Jumat dan Sabtu untuk kelas 12,” tandasnya.

Proses pembagian jadwal dengan menggunakan sistem pergantian hari pada masing-masing kelas diharapkan sesuai dengan kebijakan  yang diambil adalah mengundang para murid secara bertahap, bergilir, dan juga berangsur. Langkah ini dengan memperhatikan standart protokoler kesehatan pada ruang kelas bagi kegiatan belajar mengajar.