Mahasiswi Undip yang KKN Mencoba Peduli

0
131

SAMIN-NEWS.com, PATI – Apa pun yang namanya kepedulian terhadap sesama tanpa dikemas dengan embel-embel ini dan itu tetap mempunyai nilai lebih, apalagi jika kepedulian tersebut benar-benar mencapai sasaran. Minimal itulah yang tengah digalang sejumlah mahasiswi semester VII dari UNDIP Semarang yang saat ini terhitung sudah tiga pekan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pati.

Salah satu di antaranya di Desa Winong, Kecamatan Kota Pati, adalah Shafira Ihza bersama tiga kawannya yang memanfaatkan sisa waktu selama dua pekan di masa KKN ini, untuk mencoba peduli terhadap hal-hal kecil tapi sangat dibutuhkan bagi yang memang merasa membutuhkan. Yakni, dengan memasang gawangan di pinggir Jl Kolonel Sugiyono yang pada kayu bentangnya ditempatkan bungkus makanan.

Tidak hanya itu, tutur Shafira, bungkusan sayur mayur juga ada karena paket berlabel ”Bersama Membantu Sesama” ini adalah hasil kerja sama dalam mengajak warga desa setempat juga untuk ikut peduli. ”Dengan demikian, apa yang kami sajikan ini bisa dinikmati siapa saja yang kebetulan melintas di jalan raya ini,”ujarnya.

Bersama membantu sesama sebuah implementasi kepedulian sekelompok mahasiswi dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang yang sedang ber-KKN di Pati.(Foto:SN/aed)

Berkait berapa bungkus makanan atau bentuk keperluan lain, seperti sayur mayur yang tersedia, lanjut dia, tentu tergantung juga dari kepedulian terutama ibu-ibu yang tiap pagi pasti ke pasar. Sehingga bentuk kepeduliannya bisa juga berupa jajan pasar, tapi yang penting adalah kerelaan dan keikhlasan bersama-sama dalam membantu apa yang mereka lakukan.

Mengingat sisa waktu ber-KKN di Pati tinggal dua pekan, maka kesempatan tersebut akan dimanfaatkan sebaik-baiknya, yaitu menggalang kebersamaan dengan  warga untuk terus peduli. Dengan demikian, siapa saja tidak mesti warga Desa Winong tapi warga yang kebetulan melintas di jalan ini juga bisa ”Menitipkan” kepeduliannnya terhadap sesama warga yang ternyata masih harus dibantu.

Amanat tersebut akan diwujudkan jika kepedulian warga yang melintas di jalan ini diberikan dalam bentuk nominal, maka bantuan itu akan diwujudkan sesuai yang bisa disediakan hari ini dalam bntuk yang tidak tetap. ”Dengan demikian, warga yang berkeinginan dan memang membutuhkan bisa mengambilnya sesuai yang tersaji dan tersedia, dan harapannya agar hal itu  bisa ikut sedikit  bersama membantu sesama,”imbuhnya.