Ditunggu Lanjutan Pembongkaran Bangunan Liar di Tepi Waduk Gembong

0
58
Di beberapa sisi tepi Waduk Seloromo Desa/Kecamatan Gembong, Pati, kini kembali muncul bangunan sementara berupa tenda yang didirikan oleh warga.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI РBanyak yang mempertanyakan apa tujuan dari pihak berkompeten Waduk Seloromo di Desa/Kecamatan Gembong, Pati, membongkar paksa bangunan di beberapa sisi tepi waduk tersebut. Jika hal itu berkait dengan rencana agar sekeliling waduk itu bebas atau bersih dari pendirian  bangunan liar yang dilakukan warga, rasanya juga kurang tepat.

Masalahnya setelah waktu itu atau tahun 2019 lalu bangunan liar yang didirikan  warga sudah dibersihkan, ternyata sampai sekarang juga tidak jelas apa tujuan pembongkaran paksa bangunan tersebut. Akibatnya, selain menjadikan lokasi sekitar waduk utamanya di sisi selatan atau lebih-lebih yang di pinggir jalan raya justru menjadi  kumuh.

Dari pengamatan di lokasi, pinggir waduk yang juga pinggir jalan itu banyak ditumbuhi rumput liar, dan akhirnya juga mulai muncul lagi bangunan darurat dari tenda yang dilakukan oleh warga. Bahkan ada pula tenda yang difungsikan sebagai tempat memarkir mobil pribadi, dan ada juga yang digunakan menyimpan mainan anak-anak.

Semakin ke timur bagian sisi selatan waduk tersebut juga dimanfaatkan oleh warga yang rumahnya berdekatan, untuk menyimpan atau menumpuk barang-barang miliknya. Bahkan ada yang dimanfaatkan untuk kandang ayam, semua itu lantaran setelah waktu itu semua bangunan dibongkar sampai saat ini tidak jelas akan dimanfaatkan untuk apa.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SD) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Darno ketika ditanya berklait hal itu juga menyatakan sama sekali belum mendapat inforfasi yang berkompeten atas waduk tersebut. Yakni, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana.

Jika nanti pihaknya bertemu dengan personel yang berkompeten atas Waduk Gembong itu akan ditanyakan dan sekaligus diinformasikan tentang, mulai adanya bangunan sementara yang kembali didirokan warga di tepian waduk. ”Jika nanti sudah mendapat jawaban tentang kepastiannya akan kami sampaikan,”ujarnya.