SAMIN-NEWS.com – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan penyerahan cinderamata dan ijazah kepada siswa kelas XII dalam acara Purnawiyata ke-37 MA Ihyaul Ulum, Sabtu (16/5/2026) Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-43 Yayasan Pendidikan Islam Ihyaul Ulum.
Kepala MA Ihyaul Ulum, Suwadi M.Pd, saat diwawancarai wartawan menyampaikan bahwa tahun ini yayasan memiliki banyak agenda penting yang dirangkai dalam peringatan HUT yayasan sekaligus pelepasan siswa kelas XII.
“Di sini akan ada banyak agenda-agenda penting, termasuk rangkaian HUT ke-43 Yayasan Ihyaul Ulum, Dari rentetan kegiatan itu ada acara ziarah, kemudian jalan santai, reuni akbar alumni, purnawiyata kelas XII yang ke-37, dan nanti malam juga ada acara sholawatan,” ujar Suwadi.
Dalam kesempatan tersebut, Suwadi juga mengajak para wali murid agar tidak ragu menyekolahkan putra-putrinya di MA Ihyaul Ulum, Ia menegaskan bahwa madrasah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan siswa.
“Kami mengajak wali murid agar jangan ragu lagi menyekolahkan putra-putrinya ke Ihyaul Ulum. Kami juga berpesan kepada anak-anak agar tetap menjaga silaturahmi, jangan lupa almamaternya, bahkan nanti kalau sudah punya anak bisa disekolahkan di sini lagi,” tambahnya.
MA Ihyaul Ulum juga mencatat berbagai prestasi membanggakan dalam penerimaan perguruan tinggi tahun ini, Menurut Suwadi, sekitar 10 siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), sementara lebih dari 50 siswa diterima melalui jalur SPAN-PTKIN untuk perguruan tinggi keagamaan Islam.
“Alhamdulillah anak-anak kami ada yang lolos SNBT sekitar 10 anak, kemudian yang diterima melalui jalur SPAN-PTKIN ada sekitar 50 lebih, Ini menjadi gambaran bahwa anak-anak kami mampu bersaing untuk masuk perguruan tinggi,” jelasnya.
Selain fokus pada akademik, pihak madrasah juga terus mengembangkan program keterampilan bagi siswa, salah satunya dengan penambahan fasilitas laboratorium komputer guna menunjang pembelajaran yang lebih tertata dan modern.
Tak hanya itu, MA Ihyaul Ulum juga mulai merancang program keterampilan praktis bagi siswa kelas XII yang rata-rata sudah berusia 17 hingga 18 tahun, Program tersebut di antaranya fasilitasi pelatihan mengemudi untuk siswa laki-laki, hingga keterampilan bagi siswa perempuan.
“Kami ingin anak-anak setelah lulus punya bekal keterampilan, Anak laki-laki nanti kami coba untuk belajar menyetir mobil, sedangkan yang perempuan akan dibekali keterampilan seperti tata rias, memasak, menghias, bahkan membatik, jadi setelah keluar dari sini mereka punya kemampuan tambahan,” terang Suwadi.
Dengan berbagai program tersebut, MA Ihyaul Ulum berharap dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu mencetak generasi yang terampil, mandiri, dan berakhlakul karimah.
