Sekolah Diminta Aktif Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

SAMIN-NEWS.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup kepada peserta didik. Menurutnya, pendidikan lingkungan tidak boleh berhenti di lingkungan sekolah, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri acara Penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (27/1). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Pati kepada sekolah-sekolah yang konsisten membangun budaya peduli lingkungan melalui pendidikan.

“Sehingga penerapannya tak hanya saat di sekolah saja tapi juga diterapkan saat di masyarakat,” tegas Chandra.

Dalam acara tersebut, penghargaan diberikan kepada sekolah dengan kategori Adiwiyata Mandiri, Nasional, Provinsi, dan Kabupaten. Chandra menyampaikan bahwa penghargaan Adiwiyata bukanlah tujuan akhir, melainkan penguat komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang berbudaya lingkungan.

“Penghargaan Adiwiyata ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi penguat komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendidikan lingkungan hidup harus diterapkan secara nyata dan berkelanjutan. Sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan yang kian kompleks.

“Melalui kebijakan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengelola sampah, memperhatikan sanitasi dan drainase, konservasi air dan energi, hingga menanam pohon, anak-anak kita dilatih peka terhadap persoalan lingkungan,” lanjut Chandra.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati Tulus Budiharjo mengatakan bahwa Program Sekolah Adiwiyata merupakan upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah melalui keterlibatan seluruh warga sekolah.

“Program Adiwiyata bertujuan mewujudkan sekolah berkarakter lingkungan. Penilaiannya dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga mandiri,” jelas Tulus.

Previous post Pria di Pati Meninggal Mendadak Saat Berkendara, Sempat Pegang Dada dan Terjatuh
Next post Pemkab Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Ratusan Fakir Miskin

Tinggalkan Balasan

Social profiles