Hari Kelima Pencarian, Satpolairud Pati Perluas Operasi Cari Nelayan Dukuhseti

SAMIN-NEWS.com – Memasuki hari kelima operasi pencarian, Satpolairud Polresta Pati terus mengintensifkan upaya pencarian seorang nelayan yang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Senin (26/1/2026). Area pencarian diperluas hingga perairan Juwana dan Margoyoso.

Pencarian dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan personel gabungan dari Satpolairud Polresta Pati dan Ditpolairud Polda Jawa Tengah menggunakan perahu karet. Penyisiran difokuskan pada jalur-jalur yang diperkirakan dilalui arus laut sesuai perhitungan cuaca dan arah angin.

“Hari ini kami fokuskan penyisiran di jalur yang diperkirakan menjadi lintasan arus laut berdasarkan perhitungan cuaca dan arah angin,” ujar Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan.

Kecelakaan laut tersebut terjadi pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Dari dua nelayan yang menjadi korban, satu orang telah ditemukan, sementara satu korban lainnya bernama Winarto (42), nelayan asal Desa Kenanti, Dukuhseti, hingga kini masih dalam pencarian.

“Sejak menerima laporan masyarakat, kami langsung bergerak melakukan operasi SAR tanpa henti,” tegas Kompol Hendrik.

Pada hari kelima ini, tim SAR melakukan penyisiran secara sistematis dari perairan Juwana menuju Margoyoso dengan metode pencarian mengikuti pola arus laut serta titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terdampar.

“Kami menggunakan metode pencarian mengikuti pola arus laut dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terdampar,” jelasnya.

Selain personel kepolisian, pencarian juga melibatkan koordinasi dengan nelayan setempat yang dinilai memahami kondisi dan karakteristik perairan Banyutowo.

“Informasi dari nelayan sangat membantu, karena mereka mengetahui perubahan arus dan kondisi laut di wilayah ini,” kata Kompol Hendrik.

Ia menambahkan, sesuai standar operasional prosedur (SOP) SAR, pencarian korban kecelakaan laut dilakukan maksimal selama tujuh hari dan akan terus dilaksanakan secara optimal.

“Sesuai SOP SAR, pencarian dilaksanakan hingga tujuh hari, dan saat ini masih hari kelima sehingga operasi akan terus kami lanjutkan secara maksimal,” ungkapnya.

Kompol Hendrik memastikan keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung.

“Kami selalu melakukan apel kesiapan dan evaluasi harian agar seluruh personel tetap aman, solid, dan fokus dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,” ujarnya.

Pihaknya berharap korban segera ditemukan dan meminta dukungan serta doa dari masyarakat agar proses pencarian membuahkan hasil.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan. Upaya pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi dengan penyisiran lanjutan,” pungkasnya.

Previous post Harga Gabah Rp 6.500, Petani Pati Sambut Baik Serapan Bulog
Next post Banyak Dikeluhkan Warga, Jalan Pati–Tayu Segera Diperbaiki

Tinggalkan Balasan

Social profiles