Harga Gabah Rp 6.500, Petani Pati Sambut Baik Serapan Bulog

SAMIN-NEWS.com – Petani di Kabupaten Pati menyambut positif langkah Bulog yang menyerap gabah dengan harga minimal Rp 6.500 per kilogram.

Kebijakan tersebut dinilai mampu melindungi petani dari permainan harga oleh tengkulak sekaligus meningkatkan semangat produksi.

Wakil Pimpinan Cabang Bulog Pati, Fadil, menyatakan pihaknya telah menyiapkan dua gudang utama di Desa Bumirejo dan Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo, untuk menampung hasil penyerapan gabah petani selama tahun 2026.

“Jadi dari penyerapan ini keseluruhan kita tampung di gudang filial, khusus wilayah Pati yang di Bumirejo dan Sokokulon. Penyerapan gabah satu tahun ini terus berlangsung sampai akhir tahun,” kata Fadil, Minggu (25/1/2026).

Salah satu petani Desa Kebolampang, Kecamatan Winong, Supawi, mengaku sangat terbantu dengan adanya penyerapan langsung oleh Bulog.

Menurutnya, kebijakan harga minimal membuat petani tidak lagi dirugikan oleh tengkulak.

“Kami sangat mendukung, apalagi harga gabah nantinya tidak dipermainkan tengkulak. Sebelumnya harga tengkulak kisaran Rp 5.800, kini Bulog menetapkan harga minimal Rp 6.500,” ungkap Ketua Poktan Jaya Mulia tersebut.

Ia juga menyebut hasil panen tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Produksi gabah mencapai 7,5 ton per hektar, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang masih di bawah 7 ton per hektar.

Previous post Bulog Serap Gabah Petani, Target 4 Juta Ton Setara Beras
Next post Hari Kelima Pencarian, Satpolairud Pati Perluas Operasi Cari Nelayan Dukuhseti

Tinggalkan Balasan

Social profiles