Banyak Dikeluhkan Warga, Jalan Pati–Tayu Segera Diperbaiki

SAMIN-NEWS.com – Satlantas Polresta Pati berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Wilayah Pati terkait penanganan sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan. Koordinasi tersebut dilakukan di Kantor PUPR Provinsi Wilayah Pati, Senin (26/1/2026), menyusul banyaknya laporan masyarakat mengenai jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan bentuk respons kepolisian terhadap potensi meningkatnya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang rusak, terutama di wilayah Kabupaten Pati.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas kami. Jalan rusak, apalagi yang tergenang air, sangat rawan menyebabkan kecelakaan, sehingga perlu segera ditangani bersama,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PUPR Provinsi memaparkan rencana perawatan jalan rusak di ruas Pati–Tayu KM 01, tepatnya di depan RSU Soewondo Pati. Kerusakan di lokasi tersebut disebabkan oleh genangan air yang mempercepat kerusakan lapisan aspal dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Untuk penanganan awal, PUPR akan melakukan perawatan di titik Pati–Tayu depan RS Soewondo karena itu termasuk lokasi dengan tingkat risiko cukup tinggi,” terangnya.

Selain perawatan awal, PUPR Provinsi juga merencanakan rehabilitasi jalan berskala lebih besar yang dijadwalkan mulai April 2026. Dua ruas jalan yang masuk dalam rencana rehabilitasi tersebut yakni Jalan Pati–Tayu dan Jalan Pati–Sukolilo, dengan penanganan yang lebih permanen.

“Rehabilitasi ini sifatnya lebih permanen, bukan sekadar tambal sulam. Harapannya kondisi jalan bisa lebih awet dan aman untuk jangka panjang,” jelasnya.

Kompol Riki menegaskan, Satlantas Polresta Pati akan terus memantau progres pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan oleh PUPR. Pihak kepolisian juga siap melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas apabila proses perbaikan berdampak pada kelancaran arus kendaraan.

“Kami siap melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan, supaya proses perbaikan tidak menimbulkan kemacetan dan tetap aman bagi masyarakat,” tambah dia.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang mengalami kerusakan, terutama saat hujan karena lubang jalan sering tertutup genangan air dan sulit terlihat.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, dan melaporkan jika menemukan titik jalan yang berbahaya,” tutupnya.

Previous post Hari Kelima Pencarian, Satpolairud Pati Perluas Operasi Cari Nelayan Dukuhseti
Next post Pria 57 Tahun di Pati Ditangkap Jadi Perantara Sabu 11,72 Gram

Tinggalkan Balasan

Social profiles