Proyek rehabilitasi Jalan Jakenan–Jaken di Kabupaten Pati kini memasuki tahapan pengaspalan. Selain peningkatan badan jalan, proyek tersebut juga mencakup pembangunan bahu jalan beton di kedua sisi ruas.
Saat ini, pekerjaan masih difokuskan pada penggelaran lapisan pondasi agregat (LPA), pembangunan talud, dan pengaspalan menggunakan campuran aspal panas (CAP) sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas jalan.
“Untuk rehabilitasi Jalan Jakenan–Jaken saat ini baru proses penggelaran lapisan pondasi agregat (LPA), pembuatan talud, dan pekerjaan campuran aspal panas (CAP),” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, Selasa (7/7/2026).
Hasto menjelaskan, setelah pekerjaan pengaspalan di ruas Winong–Jakenan selesai, pelaksanaan proyek akan berlanjut ke ruas Jakenan–Jaken melalui pekerjaan pelapisan ulang (overlay).
“Rencananya setelah pengaspalan dari Winong–Jakenan selesai, dilanjutkan pelapisan ulang (overlay) di Jakenan–Jaken,” ujarnya.
Ia menambahkan, proyek tersebut merupakan hasil konsolidasi tiga ruas jalan yang berdekatan sehingga pelaksanaannya dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Pada ruas Jaken–Jakenan akan digunakan lapisan hotmix setebal enam sentimeter. Sementara itu, ruas Jakenan–Jaken yang ditangani memiliki panjang 584 meter dengan lebar enam meter.
“Dilengkapi pembangunan bahu jalan beton selebar satu meter di sisi kanan dan kiri sepanjang 800 meter,” pungkasnya.
