SAMIN-NEWS.com – Sebuah video yang menampilkan adu argumen antara anggota kepolisian dan warga di SPBU Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, viral di media sosial pada Selasa (13/1/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu sempat menuai perhatian publik sebelum akhirnya diselesaikan secara damai melalui mediasi.
Kejadian bermula saat tiga anggota Polsek Dukuhseti melakukan patroli di wilayah terdampak banjir di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti. Saat itu, sebuah kendaraan Colt melintas dengan kecepatan cukup tinggi hingga memercikkan air banjir dan mengenai petugas.
Petugas kemudian mengikuti kendaraan tersebut hingga berhenti di area SPBU Sambiroto, Kecamatan Tayu. Di lokasi inilah terjadi adu argumen antara polisi dan pengendara yang disertai aksi saling dorong. Momen tersebut direkam warga dan videonya tersebar luas di media sosial.
Kapolsek Dukuhseti, AKP Ali Mashuri, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut murni disebabkan oleh kesalahpahaman di lapangan, terlebih dalam kondisi banjir yang rawan dan membutuhkan kewaspadaan tinggi.
“Kami memahami bahwa emosi kedua belah pihak sempat meningkat. Namun hal tersebut terjadi secara spontan dan tidak direncanakan,” katanya.
AKP Ali menegaskan, pihak kepolisian segera merespons reaksi masyarakat dengan langkah persuasif agar persoalan tidak melebar.
“Begitu video beredar, kami segera mengambil langkah mediasi dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis,” jelasnya.
Mediasi kemudian difasilitasi oleh Polsek Dukuhseti dengan mempertemukan anggota kepolisian dan warga yang terlibat, yakni Imam Rofii, warga Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti. Pertemuan berlangsung pada hari yang sama dan disepakati penyelesaian secara musyawarah.
“Alhamdulillah, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara damai dan kekeluargaan,” bebernya.
Kesepakatan damai tersebut dituangkan dalam pernyataan tertulis sebagai bentuk komitmen bersama. Menurut AKP Ali, hasil mediasi ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dapat meredam potensi konflik.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan suatu peristiwa hanya dari potongan video yang beredar di media sosial.
“Kami berharap masyarakat dapat lebih tenang dan arif dalam menyikapi setiap informasi yang beredar,” sambungnya.
AKP Ali menegaskan komitmen Polri untuk terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat dan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penyelesaian persoalan.
“Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” pungkasnya.
