Sisir Tiga Sungai, Tim Gabungan Cari Warga Hanyut di Gunungwungkal

SAMIN-NEWS.com – Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang warga yang diduga hanyut di Sungai Kedungdowo, Desa Perdopo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati. Memasuki hari kedua, Rabu (14/1/2026), upaya pencarian dilakukan sejak pagi hingga sore hari dengan melibatkan lintas instansi serta masyarakat setempat.

Korban diketahui bernama Sudi (52), warga Desa Perdopo yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Hingga hari kedua pencarian, korban belum berhasil ditemukan meskipun tim telah menyisir sejumlah aliran sungai yang diduga menjadi jalur hanyut korban.

“Kami bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal sesuai prosedur pencarian orang hanyut,” ujar Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno.

Pencarian melibatkan personel Polresta Pati, Polsek Gunungwungkal, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, serta warga sekitar. Tim dibagi ke dalam beberapa sektor untuk memperluas jangkauan penyisiran agar hasilnya lebih efektif.

“Tim gabungan kami bagi menjadi beberapa sektor untuk menyisir alur sungai agar pencarian lebih efektif,” jelas AKP Sukarno.

Selain Sungai Kedungdowo, penyisiran juga dilakukan di Sungai Kedungwatu dan Sungai Jembulwunut. Medan pencarian cukup berat karena kondisi sungai yang berkelok, vegetasi lebat, serta sejumlah titik yang sulit dijangkau.

“Beberapa titik sungai cukup sulit dijangkau sehingga membutuhkan kehati-hatian ekstra dari tim,” kata AKP Sukarno.

Kondisi cuaca menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Hujan yang turun hampir sepanjang hari menyebabkan debit air meningkat dan arus sungai menjadi deras, disertai air yang keruh sehingga menghambat jarak pandang tim.

“Debit air masih tinggi dan arus cukup kuat akibat intensitas hujan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir,” ungkapnya.

Meski dihadapkan pada kondisi tersebut, semangat personel di lapangan tetap tinggi hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB demi faktor keselamatan. Tim kemudian melakukan konsolidasi dan mendirikan posko di Balai Desa Perdopo sebagai pusat koordinasi.

“Hujan deras menjadi salah satu kendala utama, namun tidak menyurutkan semangat personel di lapangan,” tutur AKP Sukarno.

Pencarian rencananya akan dilanjutkan kembali pada keesokan hari dengan evaluasi dan strategi lanjutan. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai di tengah cuaca ekstrem.

“Pencarian akan kami lanjutkan kembali besok pagi dengan evaluasi dan strategi lanjutan,” tegas AKP Sukarno.

Previous post Viral di Medsos! Keributan Polisi dan Warga di SPBU Tayu Ternyata Karena Ini
Next post Jalan Lingkar Pati–Juwana Sempat Macet Akibat Pohon Roboh

Tinggalkan Balasan

Social profiles