SAMIN-NEWS.com – Tanggul sungai di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, jebol akibat tingginya curah hujan dan banjir kiriman dari wilayah pegunungan, Jumat (9/1/2026) malam. Jebolnya tanggul sepanjang sekitar 25 meter tersebut menyebabkan air sungai meluap dan merendam ratusan rumah warga.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu berdampak pada dua RW di Desa Bulumanis Kidul. Air menggenangi permukiman warga di sejumlah RT hingga mengganggu aktivitas dan akses lingkungan.
Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto, menjelaskan, tanggul tidak mampu menahan debit air yang meningkat drastis akibat hujan deras berkepanjangan.
“Jebolnya tanggul disebabkan debit air sungai yang meningkat drastis akibat hujan deras berkepanjangan ditambah banjir kiriman dari hulu,” ujar AKP Joko Triyanto.
Akibat tanggul jebol tersebut, sebanyak 297 kepala keluarga terdampak dengan total 220 rumah terendam banjir. Wilayah terdampak meliputi RT 02, 04, 05, dan 06 RW 01 serta RT 01, 02, dan 03 RW 02 Desa Bulumanis Kidul.
Selain genangan, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga.
“Dari pendataan sementara, terdapat empat rumah yang mengalami kerusakan berat, seluruhnya berada di RT 02 RW 02,” kata AKP Joko Triyanto.
Empat rumah yang rusak berat masing-masing milik Kasrindu, Syariah, Supriyanto, dan Sujak. Meski kerugian material cukup besar, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban meninggal maupun luka, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta,” jelasnya.
Pasca tanggul jebol, jajaran Polresta Pati dan Polsek Margoyoso langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Fokus utama diarahkan pada pengamanan area, membantu evakuasi warga, serta kerja bakti membersihkan rumah dan jalan yang terdampak banjir.
Kegiatan tersebut melibatkan Kabag Ops Polresta Pati AKP Nanda Priyambada, S.I.K., M.I.K., Pasukan Siaga Bhayangkara, serta personel Polsek Margoyoso yang bersinergi dengan masyarakat setempat.
“Kami fokus pada pengamanan lokasi, membantu evakuasi, serta kerja bakti membersihkan jalan dan rumah warga yang terdampak banjir,” ungkap AKP Joko Triyanto.
Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah tersebut.
“Kami mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi,” pungkasnya.
