Polresta Pati Dapat Kado Istimewa dari Kodim di Hari Bhayangkara

0

SAMIN-NEWS.com, PATI – Polresta Pati mendapat kue sebagai kado istimewa di Hari Bhayangkara yang ke-77. Kodim 0718 Pati yang dipimpin Mayor Cba Maulana Muttaqin Fahmi sebagai Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) beserta 50 personelnya mendatangi Mapolresta Pati, Sabtu (1/7/2023).

Penyerahan kado dari rombongan Kodim itu diserahkan tepat pada hari jadi Polri pada 1 Juli. Kedatangan tamu ini diterima oleh Wakapolresta Pati AKBP Dandy Ario Yustiawan dan jajarannya.

Maulana mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung dengan tema Hari Bhayangkara kali ini yakni Polri Presisi Untuk Negeri Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju. Dia berharap sinergitas yang selama ini dibangun senantiasa terjaga untuk menciptakan kondusivitas masyarakat.

“Semoga Polri semakin profesional terpercaya dan sinergitas antara TNI-Polri di wilayah Pati tetap terjaga. Sinergitas di semua bidang untuk menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas),” katanya.

Melalui sinergitas antar kedua instansi aparat ini, dia berharap kemajuan pembangunan di segala sektor bisa terwujud untuk perekonomian masyarakat Kabupaten Pati yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, hal itu bisa diwujudkan dengan saling bahu membahu dengan menciptakan situasi kondisi yang aman dari segala potensi gangguan yang ada di lapangan.

Sedangkan Wakapolresta Pati AKBP Dandy Ario Yustiawan menyatakan bahwa pemberian kado dari jajaran Kodim ini merupakan perhatian dan sebagai salah satu bentuk untuk kesolidan.

Kodim 0718 memberikan kue kepada Polresta Pati di Hari Bhayangkara ke-77, Sabtu (1/7/2023)
Kodim 0718 memberikan kue kepada Polresta Pati di Hari Bhayangkara ke-77, Sabtu (1/7/2023)

Terlebih, menurutnya untuk menjaga kondusivitas harus melibatkan semua pihak bukan hanya dua instansi. Apalagi kata dia menjelang Pemilihan Umum  (Pemilu) tahun 2024 nanti perlu adanya sinergitas, koordinasi dan kolaborasi guna meminimalisir gangguan.

“Sinergitas yang dibangun tidak hanya melibatkan dua instansi saja. Namun juga melibatkan Forkopimda serta stakeholder terkait. Ini agar tujuan bersama kita dapat terlaksana dengan baik, terlebih saat ini sudah memasuki tahapan pemilu 2024,” ujarnya.