Event Tahunan Dandangan Bakal Digelar Jika Disetujui Bupati Kudus

0
Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Imam Prayitno
Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Imam Prayitno

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Dandangan tahun 2023 rencananya bakal digelar jika disetujui Bupati Kudus Hartopo. Rencananya digelar sepuluh hari sebelum bulan Ramadhan.

Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Imam Prayitno mengatakan, pihaknya mengadakan rapat perencanaan dandangan 2023.

“Kita mengadakan rapat perencanaan dandangan 2023 dengan harapan setelah ada masukan SKPD semuanya nanti kita laporkan ke Bupati Kudus,” katanya.

Lebih lanjut, kata Imam Prayitno, rapat ini diadakan karena banyak desakan dari UMKM di Kabupaten Kudus untuk meminta mengadakan dandangan.

“Harapan kami itu juga menginginkan gelaran dandangan diselenggarakan. Karena dua tahun sudah vakum dan saya didesak oleh UMKM,” bebernya.

Imam Prayitno melanjutkan, selain itu untuk pedagang lainnya juga menginginkan masuk saat momen penyelenggaraan dandangan. Jadi pihaknya bakal memadukannya.

“Para teman teman pedagang lainnya juga ingin berusaha untuk masuk ke momen dandangan. Kita harus mengkolaborasikan keduanya, antara pedagang baru dan lama,” ujarnya.

“Yang jelas harapan kami masyarakat Kudus kita tetap prioritaskan, dengan konsekuensi jumlah lapak bertambah. Perbedaan tahun ini rencana full pedagang di alun-alun,” tambahnya.

Imam Prayitno menyebut, momen dandangan yang bakal digelar nantinya dapat dijadikan sarana peningkatan ekonomi untuk warga Kudus dan perputaran ekonomi.

“Momen tersebut bisa dijadikan momen peningkatan ekonomi ketika menggelar dandangan,” ungkapnya kepada Samin News.

Lebih lanjut, latar belakang penggunaan alun-alun sebagai dandangan yakni karena ada permintaan dari para UMKM di Kudus yang sangat tinggi sekali.

“Dandangan rencana diadakan sepuluh hari menjelang puasa jika disetujui Bupati Kudus Hartopo,” tuturnya.

Untuk kisaran pedagang, lanjut Imam, nantinya 60 persen dari Kudus dan 40 persen dari luar Kudus. Jika dikalkulasikan sebanyak 400 PKL yang ikut dandangan sebelumnya.

“Jika dikalkulasikan dulu PKL 400, sekarang tahun ini harapannya bisa mencapai 600 PKL,” pungkasnya.